Suara.com - Banyak orangtua khawatir menggunakan popok pada bayi baru lahir atau newborn karena kulit yang masih sensitif dan tipis, termasuk bayi prematur. Jadi dalam tanya dokter kulit kali ini akan membahas, boleh nggak sih bayi baru lahir pakai popok?
Dokter Spesialis Kulit dr. Arini Astasari Widodo membenarkan jika bayi bayi baru lahir punya kulit yang lebih halus dan sensitif, bahkan lebih mudah terpapar panas dan dingin suhu di sekitarnya. Ini karena pengaturan suhu tubuh bayi belum yang belum sempurna.
"Jadi pada anak balita itu emang kulitnya lebih tipis, tapi pada bayi lebih tipis lagi, jadi bayangkan kalau minyak yang hangat di orang dewasa, akan terasa sangat panas pada bayi," ujar dr. Arini dalam acara peluncuran Sweety Silver Pants dengan soft cloud cushion di Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (9/12/2022).
Jadi boleh nggak dok, anak bayi baru lahir pakai popok?
Anak bayi baru lahir, tetap boleh pakai pakai popok. Tapi yang perlu diketahui, frekuensi buang air kecil dan buang air kecil pada bayi lebih sering dibanding anak balita.
Lalu apa yang harus diperhatikan dok, pemakaian popok untuk bayi baru lahir?
Yang harus diperhatikan karena frekuensinya sering, maka setiap anak pipis atau buang air besar yang biasanya cenderung lebih cair harus langsung diganti pokoknya.
Kedengarannya repot sih tapi itu tahap yang harus dilakukan, agar kulit bayi sehat. Apalagi mereka nggak bisa terlalu lembab, bisa menyebabkan jamuran.
Gimana dok cara membersihkan popok pada bayi yang tepat?
Baca Juga: Tanya Dokter: Obat Sirup Dilarang, Kalau Anak Demam Bagaimana Dok?
Jadi karena kulit sensitif, maka perlu penggunaan krim diapers. Banyak orangtua ingin mau simpel malah pakai tisu basah yang wangi dan mengandung alkohol.
Padahal cara yang bener itu, pakai kapas dibasahi air lalu jadi kena ke kulit bayinya tetap lembut.
Pemilihan popok yang tepat untuk bayi gimana dok?
Penting pastikan memilih popok yang lembut seraya seperti di atas awan, mungkin Sweety bisa disarankan. Pastikan tidak membuat kulit bayi basah dan memicu ruam hingga jamuran, dan pastikan cepat meresap dalam satu detik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?