Suara.com - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI membuat edaran kepada Dinas Kesehatan dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 serta layanan selama mobilisasi masyarakat berlangsung.
Surat edaran tersebut dibuat guna untuk mencegah potensi adanya kejadian luar biasa serta membuat mobilisasi selama libur Natal dan Tahun Baru 2023 aman terkendali, salah satunya dengan menyediakan posko vaksinasi.
Mengutip SE Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.02/II/3984/2022 tentang Kesiapsiagaan Menghadapi Libur Hari Raya Natal Tahun 2022 dan Tahun Baru 2023, pihak dinas kesehatan serta para pemangku kepentingan diminta untuk membentuk tim penyelenggaraan kesehatan dalam arus libur Nataru 2022.
Nantinya juga ada pos kesehatan, public safety center (PSC) guna mengantisipasi adanya gawat darurat, kejadian luar biasa, serta rumah sakit rujukan Covid-19 untuk berjaga-jaga jika adanya peningkatan kasus kembali.
Tidak hanya itu, nantinya juga akan dibentuk posko vaksinasi Covid-19 yang membantu masyarakat untuk melakukan perjalanan di setiap terminal, stasiun, bandara, pelabuhan, rumah ibadah, dan beberapa pos kesehatan lainnya.
“Menyiapkan Posko vaksinasi COVID-19 yang dapat diakses dengan mudah oleh pelaku perjalanan terutama di terminal, stasiun, bandara, pelabuhan, rumah ibadah dan Pos Kesehatan di tempat wisata, serta Fasilitas Pelayanan Kesehatan,” dikutip dari SE Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.02/II/3984/2022.
Selain vaksinasi, akan disediakan juga tempat untuk isolasi untuk para pasien positif Covid-19 yang diketahui saat dalam perjalanan.
Sementara itu, untuk anak-anak berusia 6-12 tahun yang belum vaksinasi juga harus memiliki surat keterangan dari puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan beserta alasannya. Jika tidak, anak tersebut harus didampingi dengan orang tua yang telah melakukan vaksinasi secara lengkap selama perjalanan.
Namun, jika orang tua yang mendampingi juga belum mendapatkan vaksinasi lengkap, ia harus mencantumkan surat keterangan alasan kesehatan dari dokter.
Baca Juga: Kemenkes Revisi Gaji Dokter Internship Usai Viral Diprotes, Ini Rincian Besarannya
“Pelaku perjalanan dalam negeri kategori anak usia 6-12 tahun yang belum mendapatkan vaksinasi harus memiliki surat keterangan belum mendapatkan vaksinasi dari Puskesmas/fasilitas pelayanan Kesehatan dengan alasan tertentu, atau harus didampingi oleh orang tua/orang dewasa yang telah mendapatkan vaksinasi lengkap (Vaksin 1, vaksin 2, dan booster 1) selama melakukan perjalanan. Dalam hal orang tua/orang dewasa pendamping belum mendapatkan vaksinasi lengkap karena alasan kesehatan harus dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter penanggung jawab pelayanan sesuai dengan ketentuan protokol Kesehatan bagi pelaku perjalanan” tertulis dalam edaran tersebut.
Masyarakat yang bepergian selama libur Nataru 2023 juga diminta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, baik perjalanan dalam negeri maupun luar negeri. Sementara dinas kesehatan juga akan terus mempromosikan informasi dan edukasi terkait menjaga perilaku hidup sehat selama libur Nataru 2023.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!