Suara.com - Keloid dan bekas luka di bagian tubuh yang terlihat tentu bikin Anda merasa tak nyaman lantaran mengganggu penampilan.
Untuk itulah berbagai upaya dilakukan untuk menyamarkan atau bahkan menghilangkannya.
Namun Anda juga perlu tahu cara yang tepat dan aman untuk menghilangkan bekas luka dan keloid. Jangan sampai upaya yang dilakukan justru menimbulkan masalah baru.
Keloid itu sendiri adalah jenis benjolan yang terjadi pada kulit yang terdiri dari jaringan ikat yang terlalu banyak. Benjolan ini biasanya terjadi pada tempat luka atau bekas operasi yang sudah sembuh.
Keloid seringkali lebih besar dari luka aslinya dan biasanya terasa kencang dan tebal. Beberapa faktor yang dapat menjadi timbulnya keloid antara lain genetik dari keluarga, jenis kulit, dan usia.
Luka apa saja dapat menjadi keloid, namun ada beberapa luka yang lebih berisiko menjadi keloid dibandingkan yang lain, antara lain luka bakar, luka infeksi, dan luka akibat operasi.
Umumnya, keloid lebih berisiko terjadi pada orang yang berusia muda dibandingkan yang lebih tua.
Keloid yang terlihat di tubuh tentu saja dapat memengaruhi kepercayaan diri. Jika seseorang pernah terkena keloid, maka kemungkinan untuk mendapat keloid jika ia terluka lagi juga besar.
Jika seseorang mudah terkena keloid karena faktor genetik, maka ada tiga cara yang dapat digunakan untuk menghindari timbulnya keloid dikutip dari siaran pers Keloplast:
Baca Juga: Bekas Luka Mengganggu Jadi Masalah Kulit yang Bikin Tak Percaya Diri, Begini Cara Menghilangkannya
Berhati-hati saat Menggunakan Benda Tajam
Pastikan menjadi ekstra berhati-hati saat menggunakan benda tajam, seperti pisau saat memasak atau pisau cukur saat bercukur. Karena luka terbuka yang timbul di kulit dapat menjadi keloid.
Tidak Membuat Tato atau Tindik di Tubuh
Tato dan menindik adalah tindakan yang dengan sengaja membuat luka di bagian permukaan kulit. Maka jika sudah mengetahui kulit mudah memiliki keloid, sebaiknya hindari membuat tato atau tindikan.
Merawat Kulit Agar Tidak berjerawat
Bekas jerawat ternyata salah satu penyebab keloid yang umum terjadi di muka. Hal ini karena bekas jerawat yang meradang juga bisa menjadi keloid.
Agar muka tidak timbul jerawat di awal, sebaiknya lakukan perawatan wajah sesuai dengan jenis kulit dan tidak memencet atau memegang jerawat sembarangan.
Namun, jika bekas luka sudah telanjur menjadi keloid, maka salah satu perawatan pertama kali yang bisa dilakukan untuk memudarkan keloid adalah menggunakan lembaran silikon gel yang banyak dijual di apotek atau marketplace.
Lembaran silikon lembut dan elastis ini membantu menghilangkan bekas luka yang menyerupai warna kulit.
Berita Terkait
-
Tanya Dokter: Kenapa Luka Mau Sembuh Sering Terasa Gatal, Dok?
-
Hati-Hati Bekas Luka Jadi Keloid, Apa Sih Itu dan Bagaimana Perawatannya?
-
4 Hal yang Tidak Boleh Kamu Lakukan pada Wajah, Bisa Bikin Rusak!
-
Tubuh Mudah Memiliki Bekas Luka? Ada Kemungkinan Anda Mengalami 5 Kondisi Ini
-
Ampuh! 8 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat di Wajah, Andalkan Bahan Aktif hingga Laser
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien