Suara.com - Presiden Joko Widodo menyebut bahwa hampir 1 juta orang Indonesia pergi berobat ke luar negeri setiap tahunnya. Hal itu berimbas pada hilangnya devisa negara.
Oleh sebab itu ia mengimbau masyarakat unutk bisa berobat di dalam negeri. Sayangnya, tidak dapat dipungkiri bahwa promosi Rumah Sakit di Indonesia tertinggal dibandingkan negara lain.
CEO RS Premier Bintaro (RSPB), dr. Martha M.L. Siahaan, MARS, MH.Kes p mengatakan bahwa informasi rumah sakit negara lain seringkali lebih mudah ditemukan di dunia maya dan dibaca oleh masyarakat Indonsia.
“Marketing dan branding merupakan investasi jangka panjang secara teratur dan kreatif, seperti yang telah dilakukan oleh beberapa perusahaan, yaitu menciptakan image positif secara kreatif dari slogan, logo, bahkan nada suara agar produk atau jasa dari perusahaan dapat melekat di pikiran konsumen,” ujar Martha pada Workshop Branding dan Marketing Layanan Unggulan Rumah Sakit Vertikal, yang diselenggarakan selama 3 hari di Bali dari tanggal 22 – 24 Juni 2023. dalam keterangan tertulisannya baru-baru ini.
Martha melanjutkan, bahwa digital Marketing layanan kesehatan di Indonesia nyaris tidak terdengar tertutup oleh Digital Marketing luar negeri. Kini pemerintah sedang menghimbau masyarakat untuk tidak berobat ke luar negri dan RSPB menjadi salah satu Rumah sakit yang mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari kementrian kesehatan sebagai rumah sakit penyelenggara Health Tourism sehingga peran digital marketing menjadi sangat penting.
Pada saat pandemi Covid-19 datang, banyak hal yang terjadi seperti tenaga kesehatan menjadi korban, volume pasien menurun drastis, kegiatan marketing terhenti karena banyaknya perusahaan lock down.
"Kami melakukan berbagai terobosan seperti maintain brand awareness, good revenue dan customer relation dengan cara bermetamorfosa pada media sosial. Digital Marketing juga perlu dimaksimalkan salah satunya dengan membuat konten di media sosial yang menampilkan topik terkini," kata Martha.
Dari sekian lama perjalanan tersebut, RSPB melakukan berbagai inovasi dengan membuat berbagai program-program baru, agar video edukasi tidak terlihat membosankan dan masyarakat tertarik untuk menyimak dengan mendapatkan informasi dan juga terhibur. Dengan demikian, semakin banyak masyarkat percaya dengan pelayanan kesehatan yang diberikan.
Baca Juga: Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Tolak Eksepsi Tamara Bleszynski
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Kondisi Kesehatan Amanda Manopo Makin Parah, Harus Dirujuk ke Rumah Sakit Korea
-
CEK FAKTA: Presiden Joko Widodo Jenguk Cak Nun, Benarkah Fotonya Seperti Ini?
-
Peralatan Medis Tak Memadai, RSUD Kota Tangerang Kembali Tak Mampu Tangani Pasien Obesitas, Cipto Raharjo Berbobot 200 Kg di Rujuk ke RSCM
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik