Suara.com - Membahas mengenai topik jual beli ginjal yang belakangan ini sindikatnya terbongkar, tentu tak lepas dari kebutuhan transplantasi ginjal yang memang besar. Terdapat kebutuhan besar pada organ ini, dan tidak sedikit negara yang izinkan donor ginjal dari jenazah atau pasien mati otak, selama terdapat persetujuan jelas dari pihak-pihak terkait.
Diberitakan pada banyak artikel di media online, berikut beberapa data dan negara yang mengizinkan prosedur donor ginjal dari jenazah, pasien mati otak, atau calon donor lain yang berada dalam kondisi penyakit parah.
Negara yang Izinkan Donor Ginjal dari Jenazah atau Kondisi Terminal Lain
Pada tahun 2022 lalu, tercatat seorang pria di Arab Saudi mendonorkan organ anak gadisnya yang mati otak. Organ yang didonorkan ini juga termasuk ginjal, dan dilaporkan berhasil menyelamatkan setidaknya lima orang lain.
Kemudian dilaporkan pula pada salah satu artikel di media online, bahwa sejatinya donasi ginjal dari pasien serangan jantung telah dipakai di Amerika Serikat, Inggris, Belanda, dan Australia. Hal ini sudah terjadi sejak cukup lama, dan berhasil membantu pasien yang membutuhkan organ ginjal dalam kondisi yang baik.
Artinya, donor ginjal dapat dilakukan oleh orang-orang dengan kondisi mati otak atau pasien yang meninggal karena terkena serangan jantung. Kualitas ginjal dari kedua kondisi ini sama-sama baik, selama telah dilakukan observasi oleh dokter dan pihak ahli.
Kondisi Pendonor Ginjal
Kebutuhan ginjal saat ini memang tidak dapat dikatakan rendah, sehingga ada saja praktek jual beli ginjal secara ilegal yang masih terjadi. Namun perlu disadari, bagi pendonor ginjal terdapat konsekuensi yang harus dihadapi.
Dalam jangka pendek, efek yang dirasakan akan berupa kembung, sembelit, dan gatal serta nyeri di area sekitar sayatan. Pada jangka panjang, efeknya adalah tekanan darah tinggi, adanya protein dalam urin, dan penurunan fungsi ginjal.
Baca Juga: Oknum Petugas Imigrasi Ngurah Rai Berperan Penting dalam Sindikat Jual Beli Ginjal
Meski demikian terdapat pola hidup yang dapat membantu pendonor ginjal mendapatkan hari-hari yang normal. Tentu saja, hal ini perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter ahli, namun beberapa poin ini bisa jadi berguna untuk Anda yang ingin melakukan donor ginjal dan menjaga kondisi tetap sehat.
- Konsumsi air putih minimal 2 liter sehari, agar tubuh memiliki cairan yang seimbang
- Rutin olahraga, dengan jenis olahraga intensitas ringan hingga sedang
- Konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang
- Rutin melakukan skrining fungsi ginjal
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Omzet Bisnis Jual Beli Ginjal Capai Puluhan Miliar, Korban Paling Dirugikan
-
5 Fakta Sindikat Jual Beli Ginjal, Uang Ratusan Juta Tak Sepenuhnya Milik Korban
-
Profil Pelaku Sindikat Jual Beli Ginjal: Awalnya Donor Lalu Jadi Koordinator
-
Siapa Itu Miss Huang? Sosok Penting dalam Kasus Sindikat Penjualan Ginjal di Kamboja
-
Oknum Petugas Imigrasi Ngurah Rai Berperan Penting dalam Sindikat Jual Beli Ginjal
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia