Suara.com - Memastikan nutrisi anak saja tidak cukup dalam parenting atau pola asuh di zaman serba teknologi ini. Tapi harus dibarengi dengan perhatian dan mencari tahu potensi terbaik dari buah hati.
Fakta ini dibenarkan Guru Besar Psikolog Prof.Dr. Roes Mini Agoes Salim M.Psi. Perempuan yang akrab disapa Bunda Romy ini mengatakan setidaknya ada 3 pilar penting pengasuhan yang perlu diperhatikan orangtua, yaitu potensi, atensi dan nutrisi.
Pilar potensi adalah bagaimana orang tua bisa mengetahui dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki anak, seperti modalitas belajar dan kecerdasan majemuk. Hal ini akan membantu orang tua dalam memberikan stimulasi yang tepat.
"Kemudian atensi, yang berkaitan dengan perhatian dan pola pengasuhan, memberikan ruang bagi anak untuk berkembang dan bertumbuh dengan sehat secara holistik. Sementara pilar nutrisi, mengacu pada kebutuhan nutrisi yang tepat untuk mendukung kesehatan fisik dan perkembangan kecerdasan anak," jelas Bunda Romy melalui keterangan yang diterima suara.com, Selasa (2/7/2024).
Bunda Romy mengatakan tiga pilar pengasuhan seperti yang diusung kampanye susu Morinaga ini saling berkaitan satu sama lainnya. Contohnya, jika orangtua kurang memberikan atensi atau perhatian pada tumbuh kembang anak, maka bisa berakibat pada masa depan anak.
Menurutnya Bunda Romy, saat orangtua tidak memberikan perhatian, lalu tidak bisa mengenali potensi anak hingga kebutuhan nutrisi buah hati tidak tercukupi, akibatnya ia tidak bisa tumbuh optimal sesuai minat, bakat dan kemampuan terbaiknya.
"Agar tidak menyesal di kemudian hari, penting bagi orang tua untuk mengintegrasikan ketiga pilar ini secara efektif sejak usia dini dengan seimbang. Sehingga anak dapat bertumbuh dengan baik, dan kelak Ia bisa berdaya menggapai mimpi besar-nya," ujar Bunda Romy.
Perempuan lulusan S3 Universitas Indonesia (UI) dengan predikat doktor ilmu psikologi itu juga menjelaskan, di zaman serba teknologi ini orangtua perlu mempersiapkan anak sebagai generasi multi talenta.
"Agar anak-anak ini bisa tumbuh menjadi warga dunia yang multi-talenta dengan kecerdasan intelektual, emosi, dan spiritual yang sehat," jelas Bunda Romy.
Baca Juga: Terungkap! Alasan Utama Anak-anak Sarwendah dan Ruben Onsu Didampingi Psikolog
Dalam keterangan yang sama Medical Head Kalbe Nutritionals, dr. Muliaman Mansyur juga mengingatkan orangtua untuk cerdas memilih susu pertumbuhan untuk mendukung kecerdasan otak, daya tahan tubuh, dan pertumbuhan optimal anak.
Ia menyarankan sebaiknya memilih susu pertumbuhan yang mengandung AA dan DHA dalam jumlah tinggi, kolin dan zat besi untuk mendukung perkembangan otak, protein alfa laktalbumin yang kaya akan asam amino triptofan dan sistein untuk membantu regulasi waktu tidur dan proses pembentukan hormon pertumbuhan agar anak lebih tinggi.
"Selain itu, susu yang dilengkapi dengan probiotik Triple Bifidus yang mendukung kesehatan saluran cerna dan daya tahan tubuh dan mengandung laktoferin yang telah terbukti secara klinis dapat meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengurangi kejadian infeksi saluran nafas (ISPA) dan infeksi saluran cerna pada anak," jelas dr. Muliaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh