Suara.com - Urine dan kesehatan memiliki hubungan yang sangat penting karena urine dapat menjadi indikator kondisi kesehatan tubuh.
Warna urine dapat menjadi penanda baik buruknya kesehatan karena perubahan warna urine seringkali menunjukkan adanya masalah kesehatan dalam tubuh. Berikut adalah beberapa warna urine dan artinya:
1. Bening atau Transparan
Warna urine bening atau transparan menandakan bahwa asupan cairan dalam tubuh normal dan sudah memenuhi jumlah minimal cairan dalam tubuh. Jaga terus asupan cairanmu agar tubuh terhidrasi dengan baik.
2. Kuning Pucat
Warna urine kuning pucat masih menandakan situasi normal. Wajar saja jika urine sedikit berwarna karena urine membuang limbah dari dalam tubuh manusia yang larut dalam air.
3. Kuning Tua
Warna urine kuning tua menandakan bahwa tubuh sedang mengalami dehidrasi. Minum lebih banyak air dapat mengembalikan warna urine ke kuning muda.
4. Oranye
Warna urine oranye terjadi biasanya setelah orang mengonsumsi vitamin atau beberapa bentuk pengobatan, terutama obat yang digunakan untuk mengobati infeksi.
5. Putih Keruh
Warna putih keruh pada urine mengindikasikan adanya masalah kesehatan. Warna putih ini juga bisa terjadi akibat keluarnya nanah atau penggunaan kateter atau cairan getah bening dalam saluran kemih dalam waktu lama.
6. Merah Muda (Pink) atau Merah
Warna urine merah muda atau merah bisa disebabkan oleh konsumsi makanan tertentu seperti buah bit dan jus rosella. Namun, urine berwarna merah juga bisa disebabkan oleh pendarahan internal, yang bisa menyebabkan urine berwarna merah.
7. Biru atau Hijau
Warna urine biru atau hijau mungkin bisa membuat Anda terkejut. Kondisi ini bisa terjadi akibat penyakit genetik langka yang melibatkan tingginya kadar kalsium dalam darah (hiperkalsemia).
Berita Terkait
-
Potensi Ekonomi dan Kesehatan Industri Tembakau Alternatif
-
Kasus Lupus di Jakarta Terus Naik, DKI Fokus Skrining Perempuan Usia 18 Tahun
-
Polemik RDF Rorotan: Benarkah Paparan Bau Sampah Bisa Ganggu Kesehatan Anak?
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya
-
BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut