9. Riwayat Keluarga
Bila ada anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit jantung, risiko Anda mungkin lebih tinggi.
10. Usia dan Jenis Kelamin
Risiko penyakit jantung meningkat seiring bertambahnya usia. Selain itu, pria umumnya memiliki risiko lebih tinggi di usia yang lebih muda dibandingkan wanita, meskipun risiko bagi wanita meningkat setelah menopause.
Oleh karena itu penting untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan dan mengadopsi gaya hidup sehat untuk mengurangi risiko penyakit jantung.
Apalagi dengan perkembangan teknologi di bidang Kesehatan akan mempermudah pasien dalam mendapatkan layanan Kesehatan, termasuk layanan Kesehatan jantung.
Itu pula yang mendasari BraveHeart Center hadir untuk memberikan layanan dengan peralatan modern dan terkini serta didukung oleh tim medis yang berpengalaman serta fasilitas diagnostic yang lengkap, sehingga mampu menangani kasus – kasus kompleks pada jantung, pembuluh darah, serta otak.
Seiring berkembangnya teknologi dan inovasi dalam penanganan penyakit jantung, Dr. dr. M. Yamin, Sp.JP (K), Sp.PD, FACC, FSCAI, FAPHRS, FHRS selaku ketua tim dokter BraveHeart berinisiasi mengadakan diskusi ilmiah tentang “Structural Cardiac Intervantion Update” pada 11 Agustus 2024 di Jakarta.
Diskusi ilmiah ini digelar untuk transfer of knowledge dengan menghadirkan para narasumber dan panelis yang ahli seperti, Prof. Dr. dr. Amiliana Mardiani Soesanto, Sp.JP (K) yang mengangkat tema “Role of Interventional Imaging in SCI”, Prof. Dr. dr. Teguh Santoso, M.D, Sp.PD -KKV yang berbagi pengalaman dengan pengetahuan mendalam dan keterampilan klinis yang tinggi terhadap tindakan kasus jantung yang kompleks.
Tidak hanya narasumber dari Indonesia, hadir pula Dr. Kwan S. Lee, M.B, B.Ch, M.D, ahli jantung intervensi dari Mayo Clinic di Amerika Serikat yang memiliki keahlian dalam penyakit koroner kompleks dan intervensi jantung struktural.
Dr. Kwan S. Lee adalah bagian dari komite American College of Cardiology dan Society for Cardiovascular Angiography & Interventions, dengan minat khusus pada aktivitas masyarakat internasional di Asia Tenggara.
Baca Juga: Tria The Changcuters Ambruk Saat Manggung, Begini Pertolongan Pertama Serangan Jantung
Ia banyak berbagi pengalaman dan keahlian terkait kombinasi pencitraan koroner, fisiologi, kecerdasan buatan (artifical intelligence - AI), dan teknologi laboratorium kateterisasi lanjutan (Advance Cath Lab) untuk hasil PCI yang optimal.
Sederet panelis yang terdiri dari para ahli jantung yaitu Dr. dr. Doni Firman, Sp.JP (K), FIHA dan dr. Celly A. Atmadikoesoemah, Sp.JP (K), FIHA, FAsCC, MMedEd ikut berinteraksi dan memandu diskusi ini menjadi semakin sangat produktif dan mengeksplorasi wawasan dan perspektif yang beragam dari berbagai narasumber.
“Tujuan adanya RTD Structural Cardiac Intervention Update ini adalah sebagai exchange knowledge agar pusat layanan kesehatan jantung ini menjadi layanan terpadu untuk kesehatan jantung, pembuluh darah dan otak,” kata Dr. Yamin.
Lebih lanjut ia menuturkan bahwa pusat kesehatan jantungnya berkomitmen memberikan layanan terbaik dalam tatalaksana penyakit jantung (penyakit jantung koroner, gangguan irama, gangguan struktur katub dan sekat jantung, penyakit jantung bawaan, dan penyakit pembuluh darah tepi).
Menariknya penangananya kelainan tersebut dapat dilakukan secara invasif non-bedah atau dengan tindakan bedah tergantung kasus per kasus.
Penyakit jantung anak juga ikut menjadi fokus penanganan tim. Pengelolaan pasien rawat jantung intensif juga menjadi bagian kompetensi tim BraveHeart.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS