Suara.com - Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa tes darah sederhana dapat memprediksi risiko penyakit jantung pada wanita selama 30 tahun ke depan. Penelitian ini menyoroti potensi tes darah dalam meramalkan kejadian kardiovaskular dengan mengukur tiga biomarker utama.
Studi yang dipublikasikan di New England Journal of Medicine ini menunjukkan bahwa kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL), lipoprotein(a), dan protein C-reaktif (CRP) - sebagai indikator peradangan - dapat menjadi penanda penting dalam memprediksi risiko penyakit jantung pada wanita.
Hasil penelitian ini didasarkan pada data dari 27.939 wanita sehat di AS yang berpartisipasi dalam Women's Health Study, dengan usia rata-rata 55 tahun saat studi dimulai.
Selama 30 tahun masa tindak lanjut, tercatat 3.662 peserta mengalami kejadian kardiovaskular seperti serangan jantung, stroke, atau kematian terkait penyakit jantung.
Wanita dengan tingkat kolesterol LDL tertinggi memiliki risiko 36 persen lebih tinggi terkena penyakit jantung, sementara mereka dengan kadar lipoprotein(a) tertinggi menghadapi risiko 33 persen lebih tinggi. Risiko lebih tinggi, yaitu 70 persen, ditemukan pada wanita dengan kadar protein C-reaktif (CRP) tertinggi.
Penelitian ini juga menemukan bahwa ketika ketiga biomarker tersebut diukur bersama, risiko terkait stroke meningkat 1,5 kali, dan risiko penyakit jantung koroner lebih dari tiga kali lipat dibandingkan dengan wanita yang memiliki kadar biomarker terendah. Meski studi ini difokuskan pada wanita, para peneliti memprediksi hasil serupa bisa ditemukan pada pria.
Dr. Paul M. Ridker, penulis studi ini, menyatakan bahwa temuan ini bisa menjadi langkah awal yang signifikan dalam deteksi dini penyakit jantung.
"Kita tidak bisa mengobati apa yang tidak kita ukur, dan kami berharap temuan ini mendekatkan kita pada cara-cara yang lebih awal untuk mendeteksi dan mencegah penyakit jantung," ujarnya, dikutip dari Antara, Rabu (4/9/2024).
Penemuan ini diharapkan dapat mendorong individu yang berisiko tinggi untuk segera mengambil langkah pencegahan, seperti modifikasi gaya hidup dengan olahraga teratur, diet sehat, pengelolaan stres, serta penggunaan obat-obatan untuk mengontrol kadar lipid.
Berita Terkait
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Heartology Cetak Sejarah: Operasi Jantung Kompleks Tanpa Belah Dada Pertama di Indonesia
-
Kolesterol Jahat Masih Tinggi, 80 Persen Pasien Jantung Gagal Capai Target LDL-C
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah