Suara.com - Konsumsi air putih murni menjadi salah satu cara efektif untuk mendukung proses detoksifikasi tubuh. Menurut Commercial Director PT Amidis Tirta Mulia, Susilo Gunadi, air putih murni yang dikenal sebagai "the real water" yang memiliki banyak manfaat dalam membersihkan tubuh dari racun berbahaya.
“Penting bagi setiap keluarga untuk memastikan asupan air murni sebagai bagian dari gaya hidup sehat,” ujar Susilo, Selasa (10/12/2024).
Menurutnya, masyarakat yang terbiasa mengonsumsi makanan dan minuman berpengawet sangat dianjurkan untuk melakukan detoksifikasi tubuh demi menjaga kesehatan.
Proses detoksifikasi tubuh bertujuan untuk membersihkan tubuh dari racun berbahaya yang berasal dari bahan kimia, polutan, dan logam berat.
Racun tersebut sering kali masuk melalui konsumsi makanan dan minuman yang mengandung pewarna, perasa, serta bahan pengawet.
Susilo menjelaskan bahwa meskipun tubuh memiliki kemampuan alami untuk melakukan detoksifikasi, gaya hidup sehat seperti tidur yang cukup, konsumsi makanan bergizi, dan minum air putih murni akan sangat membantu.
“Tubuh yang terhidrasi dengan baik memudahkan ginjal untuk membuang zat-zat berbahaya, sehingga proses detoksifikasi menjadi lebih optimal,” jelasnya.
Mengutip laporan Healthline, Susilo menekankan bahwa air putih murni dengan TDS 0 ppm, atau tanpa kandungan partikel apapun, sangat efektif untuk mendukung proses detoksifikasi.
Setelah diserap tubuh, air murni membantu ginjal bekerja lebih maksimal dalam membuang racun sekaligus menjaga keseimbangan cairan tubuh yang penting untuk fungsi organ, pertumbuhan sel, dan pengaturan suhu tubuh.
“Ginjal adalah organ utama yang membutuhkan cukup air untuk mempercepat keluarnya racun dari tubuh. Dengan asupan air yang cukup, anak-anak juga dapat tumbuh optimal,” katanya.
Selain mendukung proses detoksifikasi tubuh, Susilo menyebutkan bahwa air putih murni juga membantu meningkatkan konsentrasi dan performa akademik.
Anak-anak yang cukup minum air cenderung memiliki daya ingat yang lebih baik dibandingkan mereka yang dehidrasi.
Selain itu, air putih juga membantu mencegah obesitas dengan mengontrol nafsu makan, terutama jika diminum sebelum makan.
“Air murni membantu menjaga sistem kekebalan tubuh, mengeluarkan racun, dan mengurangi risiko penyakit,” tuturnya. (antara)
Berita Terkait
-
5 Resep Jus Detox yang Ampuh Menjaga Kesehatan Tubuh, Lawan Radikal Bebas Akibat Paparan Polusi
-
Tersembunyi di Balik Kesederhanaan: Manfaat Luar Biasa Air Putih
-
Kemenkes Bantah Adanya Detoksifikasi Vaksin Covid-19, Definisinya Beda Jauh
-
Ketua Komnas KIPI: Tidak Ada Istilah Detoksifikasi Vaksin Covid-19
-
Maudy Ayunda Bagikan Manfaat Detoksifikasi dan Re-Set Perawatan Diri dalam 14 Hari
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?