- Duduk di tepi tempat tidur, putar kepala Anda 45 derajat ke kiri.
- Dengan cepat, baringkan tubuh Anda dengan posisi kepala tetap menoleh ke kiri. Bahu Anda harus berada di atas bantal, dan kepala sedikit mendongak. Tahan posisi ini selama 30 detik.
- Tanpa mengangkat kepala, putar kepala Anda 90 derajat ke kanan hingga menghadap sisi kanan.
- Tahan lagi selama 30 detik.
- Gulingkan seluruh tubuh Anda ke sisi kanan, sehingga Anda menghadap ke lantai. Tahan 30 detik.
Secara perlahan, kembali ke posisi duduk.
4. Hidrasi dan Hindari Gerakan Mendadak
Dehidrasi adalah salah satu pemicu umum serangan vertigo. Pastikan Anda minum cukup air putih. Setelah serangan mulai mereda, minumlah segelas air secara perlahan. Terkadang, minuman hangat seperti teh jahe juga dapat membantu meredakan rasa mual yang sering menyertai vertigo.
Yang tak kalah penting, hindari gerakan kepala yang tiba-tiba. Jangan menunduk, mendongak, atau menoleh dengan cepat. Gerakkan kepala dan tubuh Anda secara perlahan dan hati-hati untuk sementara waktu.
5. Atur Napas untuk Mengendalikan Panik
Sensasi kehilangan kendali saat vertigo bisa memicu respons panik, yang ditandai dengan detak jantung cepat dan napas pendek. Kondisi ini justru akan memperburuk gejala fisik Anda. Ambil kendali atas kepanikan dengan mengatur pernapasan.
Tarik napas dalam-dalam melalui hidung selama 4 hitungan, tahan selama beberapa detik, lalu hembuskan perlahan melalui mulut selama 6-8 hitungan. Ulangi beberapa kali. Teknik pernapasan ini membantu menenangkan sistem saraf dan memberikan sinyal pada otak bahwa Anda aman.
Berita Terkait
-
Japan Open 2025: Gregoria Mariska Semringah Bisa Kembali Tanding Pasca Vertigo
-
Vakum karena Vertigo, Gregoria Mariska Berharap Comeback di Japan Open 2025
-
Apa Perbedaan Migrain dan Vertigo? Ini Penjelasan Dokter Saraf!
-
7 Cara Efektif Pengobatan untuk Vertigo yang Harus Kamu Coba
-
Waspada Vertigo Mendadak yang Berpotensi Gejala Stroke, Ini Saran Dokter
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
Terkini
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini