Bahaya Ikan Sapu-Sapu bagi Ekosistem: Jakarta Basmi Spesies di Sungai (ipb.ac.id)
- Populasi ikan sapu-sapu di Jakarta sudah sangat tinggi, bahkan diperkirakan mendominasi perairan
- Operasi dilakukan secara massal untuk mengurangi populasi dan menjaga ekosistem
- Pemerintah juga menyiapkan regulasi khusus untuk pengendalian spesies invasif
Langkah ini menunjukkan bahwa masalah ikan sapu-sapu bukan lagi isu kecil, melainkan sudah masuk tahap darurat lingkungan.
Solusi dan Cara Mengendalikan Populasi
Para ahli menyarankan pendekatan terpadu, tidak hanya sekadar menangkap ikan:
- Penangkapan Massal Terarah: Fokus pada ikan kecil untuk menekan reproduksi.
- Edukasi Masyarakat: Mencegah pelepasan ikan hias ke sungai.
- Pengawasan Perdagangan Ikan: Regulasi ketat agar spesies invasif tidak menyebar.
- Pemanfaatan Alternatif (Non-Konsumsi): Ikan bisa dimanfaatkan sebagai pupuk atau bahan industri, bukan makanan.
Ikan sapu-sapu adalah contoh nyata bagaimana spesies invasif bisa mengganggu keseimbangan alam. Dari sekadar ikan hias, kini berubah menjadi ancaman serius bagi ekosistem sungai di Indonesia, terutama Jakarta. Dampaknya tidak main-main:
- Mengancam ikan lokal
- Merusak habitat
- Membahayakan kesehatan
- Bahkan merusak infrastruktur
Langkah tegas Pemprov DKI Jakarta untuk membasmi ikan ini menjadi sinyal penting bahwa isu lingkungan harus ditangani secara serius dan kolaboratif.
Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama. Jika tidak, masalah ini bisa meluas ke wilayah lain di Indonesia.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
Terkini
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat