Kasus Influenza A Meningkat, Apa Bedanya dengan Flu Biasa? Kenali Gejalanya

Selasa, 22 September 2026 | 10:16 WIB
Ilustrasi flu. (Pexels/Andrea Piacquadio)
BACA 10 DETIK
  • Kementerian Kesehatan melaporkan peningkatan positif influenza di Indonesia mencapai 46 persen pada minggu ketiga puluh enam tahun 2026.
  • Mayoritas kasus positif tersebut didominasi oleh infeksi virus Influenza A subtipe A(H1N1)pdm09 yang berjumlah tujuh puluh enam spesimen.
  • Meskipun kasusnya meningkat, Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa aktivitas influenza secara nasional masih berada pada tingkat rendah dan terkendali.

Suara.com - Kasus influenza di Indonesia belakangan menjadi perhatian setelah pemantauan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukkan peningkatan proporsi spesimen yang positif influenza.

Pada minggu ke-36 tahun 2026 (per 19 September 2026), sebanyak 86 dari 185 spesimen yang diperiksa terdeteksi positif influenza atau sekitar 46 persen, naik dari 35 persen pada minggu sebelumnya.

Disebutkan dalam Laporan Pengawasan Kasus Influenza dan COVID-19 di laman surkarkes.kemenkes.go.id, mayoritas temuan tersebut merupakan Influenza A, terutama subtipe A(H1N1)pdm09 yang mencapai 76 kasus, disusul A(H3N2) sebanyak delapan kasus dan Influenza B/Victoria sebanyak dua kasus.

Meski mengalami peningkatan, Kemenkes masih mengategorikan aktivitas influenza di Indonesia sebagai rendah dan situasinya masih terkendali.

Publik kerap menganggap Influenza A dan flu biasa sebagai penyakit yang sama sebab sama-sama dapat menyebabkan batuk, pilek, sakit tenggorokan, serta rasa tidak enak badan.

Padahal, kedua kondisi tersebut disebabkan oleh virus yang berbeda dan pola munculnya gejala juga dapat berbeda.

Lantas, apa sebenarnya Influenza A dan bagaimana membedakannya dari flu biasa? Kenali gejala serta cara pencegahannya berikut agar tidak keliru mengenali kondisi tersebut.

Apa Itu Influenza A? Ini Bedanya dengan Flu Biasa

Ilustrasi Influenza(freepik)

Merangkum laman Kemenkes Labkesmas Makassar 1 dan IHC Rumah Sakit Pusat Pertamina, Influenza A adalah infeksi yang disebabkan oleh virus influenza tipe A dan merupakan salah satu penyebab influenza musiman pada manusia.

Subtipe Influenza A yang umum beredar pada manusia antara lain A(H1N1)pdm09 dan A(H3N2), sementara Influenza B juga dapat menyebabkan influenza musiman tetapi tidak memiliki subtipe H dan N seperti Influenza A.

Sementara itu, flu biasa atau common cold umumnya disebabkan oleh berbagai jenis virus, salah satunya rhinovirus.

Gejala flu biasa cenderung muncul secara bertahap, dengan pilek, hidung tersumbat, bersin, dan sakit tenggorokan sebagai keluhan yang lebih dominan, sedangkan demam biasanya ringan atau bahkan tidak muncul.

Influenza A lebih sering ditandai dengan kemunculan gejala yang mendadak dan lebih terasa pada seluruh tubuh. Demam atau menggigil, batuk, nyeri otot, sakit kepala, dan kelelahan dapat muncul bersamaan, sementara pilek tetap mungkin terjadi tetapi biasanya bukan keluhan yang paling dominan.

Perbedaan tersebut dapat menjadi petunjuk, tetapi gejala saja tidak cukup untuk memastikan seseorang terkena Influenza A.

Pemeriksaan seperti tes influenza dapat diperlukan untuk memastikan penyebab infeksi, terutama jika gejalanya cukup berat atau pasien termasuk kelompok yang berisiko mengalami komplikasi.

Kenali Gejala Influenza A dan Cara Pencegahannya

Ilustrasi flu.(Freepik/poravute)

Jika dibandingkan dengan flu biasa, Influenza A dapat menimbulkan keluhan yang lebih mendadak dan berat. Berikut beberapa gejala yang perlu dikenali:

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com