Indotnesia - Wisata Jogja memang tidak bisa dipisahkan dengan budaya dan alam yang selalu bikin rindu. Selain itu, Yogyakarta juga memiliki ragam ciri khas di setiap daerahnya.
Tak melulu dikomersialkan secara masif, potensi wisata sejumlah daerah di Jogja diperkenalkan secara unik atau anti mainstream lho.
Wisata Jogja anti mainstream bisa mengantarkanmu untuk mengenal Jogja lebih jauh lagi, seperti memaknai sejarah hingga menjadi lebih dekat dengan warga sekitar. Apalagi jika pengalaman berwisata di Jogja dihabiskan dengan cara yang unik.
Nah, berikut ini rekomendasi wisata anti mainstream Jogja yang bisa kamu coba untuk mendapatkan pengalaman seru saat berlibur:
1. Belajar sejarah sembari keliling kawasan wisata Jogja bersama Joggoodguide
Berkeliling Jogja tanpa tujuan mungkin akan membosankan, apalagi jika dilakukan sendirian. Nah, kalau kamu ingin mencoba pengalaman seru berkeliling Jogja sambil jalan kaki, walking tour yang diadakan oleh Joggoogguide bisa jadi pilihan untuk diikuti.
Konsep walking tour yang diinisiasi oleh Joggoodguide terbuka bagi siapa saja dengan syarat melakukan registrasi melalui Instagram @joggoodguide. Wisata keliling Jogja dengan jalan kaki ini memiliki rute, hari dan waktu pelaksanaannya yang telah ditentukan. Selain itu, setiap bulan, rute yang disediakan berbeda.
Umumnya, peserta dapat memilih rute perjalanan reguler yang telah ditentukan. Diantaranya adalah Kali Code, Kauman, Jeron Beteng, dan Kotagede. Di setiap pilihan daerah tersebut, pemandu wisata akan mengajakmu berkeliling sambil menjelaskan sejarah dari tiap tempat yang dilewati.
Didirikan sejak 2016, setiap informasi tentang ketersediaan rute dan kuota walking tour bisa kamu cek melalui akun Instagram resmi mereka di @joggoodguide. Uniknya, mereka tidak mematok harga tetap, tetapi menerapkan sistem ‘pay-as-you-wish’ atau membayar sesuai dengan kepuasan dari pengalaman yang telah dilakukan bersama Joggoodguide.
2. Menyusuri Jogja dan bermalam dengan Campervan bersama Nuvantara
Perjalanan dengan Campervan atau mobil kemping biasa dilakukan di luar negeri. Nggak perlu jauh-jauh ke luar negeri, di Jogja kamu juga bisa menjajal pengalaman naik Campervan yang diinisiasi oleh Nuvantara.
Wisata Jogja anti mainstream satu ini akan membawamu untuk ‘menepi’ sebentar dari hiruk-pikuk perkotaan. Perjalanan dengan Campervan ini akan membawamu berwisata ke daerah dengan suasana alam menyejukkan yang ada di Jogja.
Selain itu, kamu juga bisa mengambil paket 2 Hari 1 Malam dengan mengendarai VW Combi Klasik dan mencoba menginap di tengah suasana alam Mengger Kemuning yang berada di Waduk Sermo, Kulonprogo. Trip wisata dari Nuvantara ini terbuka untuk umum dan dapat digabung secara terbuka dengan orang lain atau pribadi.
Tak hanya menyuguhkan trip wisata dengan Campervan, Nuvantara juga menyediakan wisata anti mainstream berupa pengalaman bersepeda di Nanggulan, Kulonprogo hingga mengeksplor sungai Selopamioro dengan kayak. Untuk biaya yang ditawarkan pun beragam, tergantung pada paket perjalanan yang dipilih. Info lebih lengkap, bisa cek langsung ke Instagram mereka di @nuvantara, ya!
3. Menghirup udara segar di selatan kota Jogja dengan bersepeda bersama Basikalwithview
Wisata anti mainstream di Jogja lainnya yang bisa kamu coba adalah mengikuti trip bersepeda yang diadakan oleh Basikalwithview. Didirikan pada 2021, trip wisata bersepeda ini mengusung konsep perjalanan unik dengan rute perjalanan yang dekat dengan masyarakat sekitar.
Terletak di dekat Pantai Samas, Yogyakarta, trip wisata dengan sepeda dari Basikalwithview mematok harga mulai dari Rp250 ribu untuk satu orang. Biaya yang dibebankan sudah termasuk dengan penyewaan sepeda, pemandu, dan dokumentasi berupa foto serta video.
Uniknya, perjalanan dengan sepeda ini akan membawamu menyusuri desa-desa dan berinteraksi langsung dengan masyarakat sekitar. Bahkan, jika kamu beruntung, kamu bisa mendapatkan momen sunrise atau sunset di Pantai Samas.
Berita Terkait
-
Nikmati Serunya Jogja 10K, Borong Diskon Tiket dan Hadiah Menarik Pakai BRImo!
-
Rong Dino "Golek Garwo": Dua Hari Cari Jodoh, Ajang Unik Cari Pasangan di Jogja
-
#NgobroldiMeta: Kolaborasi AMSI dan Meta untuk Jurnalisme Berkualitas
-
Jean-Paul van Gastel Soroti Finishing PSIM Jelang Lawan PSM Makassar
-
PSIM Yogyakarta Dapat Kabar Gembira, Cedera Dua Pemain Asing Tunjukkan Perkembangan Positif
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Malam Mencekam di Bandar Lampung: Perjuangan Tim SAR Evakuasi 109 Warga dari Kepungan Banjir
-
Harga Google Pixel 9 Terbaru April 2026 di Indonesia, Ini Keunggulannya
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
Raphinha Sebut Barcelona Dirampok Wasit usai Tersingkir dari Liga Champions
-
Totalitas di Film Songko, Annette Edoarda Tenggak Minuman Cap Tikus
-
1,9 Juta Kendaraan di Sulsel Nunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp1,7 Triliun
-
Misteri Logo Bugatti di Pasir Putih: Ketika Kokain Puluhan Miliar Terdampar di Pesisir Sumenep
-
Statistik Mewah Tak Cukup Bantu Liverpool Kalahkan PSG
-
Bocoran iPhone 18 Pro, Apple Siapkan Warna Merah Tua, Android Diduga Menyalip Lebih Dulu!
-
Rusia Raup 'Durian Runtuh' Rp 325 Triliun dari Perang Iran Vs AS-Israel