Indotnesia - Di sejumlah kota besar di Indonesia, permasalahan sampah selalu menjadi ‘momok’ karena kerap ditimbun dan tidak dikelola dengan maksimal. Namun, kini sudah ada solusi untuk membantu mengurangi sampah melalui aplikasi pengelola sampah.
Sampah menjadi ‘bom waktu’ yang dapat meledak kapan saja, apalagi jika hanya terus ditimbun menjadi gunungan besar tanpa pengelolaan maksimal. Hal tersebut tentu saja menimbulkan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, meminimalisir tumpukan sampah bisa dimulai dari pengelolaan mandiri.
Pada dasarnya, mengelola sampah bisa dimulai dengan kesadaran untuk mengumpulkan, memilah dan membuang sampah. Penerapan yang baik dan benar dapat meningkatkan kelestarian lingkungan sekaligus meminimalisir adanya penumpukan sampah.
Nah, untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah secara mandiri, kamu bisa lho menggunakan 5 rekomendasi aplikasi pengelola sampah untuk kurangi polusi sampah dengan mudah. Bahkan, kamu bisa mendapatkan cuan.
1. Rakyat Peduli Lingkungan (Rapel)
Rapel merupakan aplikasi untuk menjual sampah anorganik yang masih memiliki nilai jual, seperti bungkus makanan ringan, botol plastik, hingga minyak curah. Aplikasi ini menuntut kedisiplinan user/pengguna aplikasi untuk memilah sampah yang dimiliki sebelum diposting ke aplikasi Rapel.
Setelah diposting, sampah akan dijual dan diterima oleh agen pengepul yang menjadi mitra aplikasi. Layaknya seperti ojek online, agen akan menjemput sampah ke lokasi dan membelinya secara tunai atau melalui saldo digital.
Menerapkan pengelolaan sampah secara ekonomi sirkular, aplikasi ini dalam mengurangi sampah, tetapi juga berdampak pada kehidupan ekonomi masyarakat yang terlibat.
Belum berlaku di seluruh wilayah Indonesia, aplikasi Rapel hanya bisa digunakan di cakupan daerah Yogyakarta dan sejumlah kota di Jawa Tengah.
2. Rekosistem
Rekosistem adalah start-up pengelolaan sampah anorganik yang terletak di Jakarta Selatan. Mereka menawarkan program setor sampah yang dapat dikirimkan langsung ke kantor pengelolaan Rekosistem.
Bekerja sama dengan sejumlah pengusaha dan organisasi non-pemerintah, Rekosistem telah berhasil mengelola sampah dengan mengubahnya menjadi micro biogas plant hingga digester ‘alat tampungan bahan-bahan organik dan limbah kotoran ternak’ untuk rumah tangga serta komunitas.
Selain itu, mereka juga menyediakan waste station dan rebox sebagai wadah tempat sampah anorganik di sejumlah titik wilayah untuk meminimalisir tumpukan sampah di TPS. Aplikasi ini bisa digunakan di cakupan wilayah Jakarta, Tangerang Selatan, Blitar, Cirebon, Semarang, dan Bogor.
3. Mallsampah
Memiliki misi untuk menyediakan akses daur ulang untuk semua orang, Mallsampah memanfaatkan jejaring pengepul dan pemulung lokal untuk mengoptimalkan pengolahan limbah sampah.
Berita Terkait
-
Sampah Jadi Pundi Rupiah: Cara Warga Kutawaru Ubah 240 Ton Limbah Jadi Destinasi Wisata
-
Dari Rumah Hingga ke Sekolah, Bagaimana Strategi River Ranger Jakarta Bangun Gerakan Minim Sampah
-
Riset Terbaru: 3 dari 4 Konsumen Indonesia Gunakan AI untuk Riset Produk Sebelum Membeli
-
Pulihkan Sungai, River Ranger Jakarta Ajak Warga Mulai dari Diri Sendiri
-
Dalih Akses Sulit, Pasukan Oranye di Matraman Sapu Sampah ke Sungai: Langsung Kena SP1
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Harga Minyak RI Tembus 102 Dolar! Konflik Timur Tengah Picu Lonjakan ICP Maret 2026
-
5 HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB yang Pas untuk Multitasking, Performa Stabil
-
Bukan Visual Mewah, Justin Bieber Viral di Coachella Hanya Gara-gara Putar Video YouTube Lama!
-
Update Harga BBM Pertamina 18 April 2026 dari Pertalite, Pertamax hingga Dexlite
-
Satgas PKH Buka Suara Soal Pertemuan Letjen Richard Tampubolon dengan Gubernur Sherly
-
Amarah Berujung Maut: Nenek di Kediri Menghajar Cucu dengan Kayu Hingga Tewas karena Ogah Makan
-
Mengapa Mahasiswa Perlu Menguasai Robotika Sebelum Lulus?
-
Pustakawan, 'Makcomblang' Literasi, dan Ancaman Halusinasi AI
-
Skandal PTK Khusus Pemkot Bandar Lampung: Sedot Rp3,6 Miliar Uang Rakyat Tapi Sosoknya 'Gaib'
-
Guru di Bogor Ungkap Manfaat Papan Digital Interaktif: Murid Lebih Semangat dan Tidak Bolos Sekolah