Indotnesia - Netflix kehilangan sekitar 970.000 subscriber pada kuartal II/2022. Demikian laporan perusahaan layanan streaming berbasisi di California, Amerika Serikat, pada Selasa (19/7/2022).
Melansir CNN, angka tersebut jauh dari perkiraan perusahaan yang memproyeksikan bakal kehilangan dua juta pelanggan Laporan terbaru Netflix itu menunjukkan AS dan Kanada sebagai wilayah penurunan subscriber terbanyak.
Di dua negara itu, Netflix kehilangan 1,3 juta pengguna pada kuartal II/2022. Namun, jumlah itu diimbangi dengan peningkatan subscriber di tempat lain sehingga secara total ada 970.000 pelanggan yang tak lagi berlangganan.
Meski demikian, Netflix optimistis bakal memperoleh 1 juta pelanggan lagi pada kuartal ketiga tahun ini. Selain itu, investor juga dapat tersenyum lebar karena saham perusahaan itu melonjak 8% pada perdagangan Selasa lalu.
Sebelumnya, Netflix pada April 2022 mengumumkan telah kehilangan 200.000 pelanggan, yang memicu penurunan tajam pada harga sahamnya.
Secara total, laba pada April-Juni 2022 perusahaan berkode emiten NFLX di NASDAQ itu mencapai US$1,4 miliar. Sementara pendapatan pada periode yang sama tercatat US$7,9 miliar, naik 8,6% secara year-on-year.
"Tantangan dan peluang kami adalah mempercepat pertumbuhan pendapatan dan keanggotaan kami dengan terus meningkatkan produk, konten, dan pemasaran kami seperti yang telah kami lakukan selama 25 tahun terakhir, dan untuk memonetisasi audiens besar kami dengan lebih baik," tulis perusahaan itu kepada investor.
"Kami berada dalam posisi kuat dengan pendapatan lebih dari US$30 miliar, laba operasional US$6 miliar tahun lalu, arus kas bebas yang tumbuh, dan neraca yang kuat,” imbuhnya.
Laporan BBC menyebutkan, survei terbaru menunjukkan banyak rumah tangga lebih mempertahankan Netflix apabila diminta untuk mempertahankan satu layanan streaming saja.
Baca Juga: Pengusaha Skuter Ngeyel, Pemkot Tegas Larang Skuter Listrik di Seluruh Kota Jogja
Secara keseluruhan, perusahaan itu memiliki sekitar 220 juta pelanggan hingga akhir Juni 2022. Angka tersebut jauh lebih tinggi dari pesaing terdekatnya.
Analis Insider Intelligence Ross Benes kepada BBC mengatakan subscriber yang berhenti berlangganan Netflix memang sudah diperkirakan. Namun, hal tersebut tetap menjadi masalah bagi perusahaan.
"Netflix masih menjadi pemimpin dalam layanan streaming video, tapi jika tidak menemukan lebih banyak franchise yang beresonansi secara luas, pada akhirnya harus berusaha keras untuk tetap berada di depan para pesaing yang mengejarnya,” ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Profil Mukhamad Misbakhun: Ketua Komisi XI DPR RI, Calon Ketua OJK?
-
Minimarket yang Merepotkan, Kisah Dokgo dan Empati di Balik Rak Minimarket
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Ulasan Novel Heartbreak Motel: Potret Kelam Luka Batin Seorang Aktris
-
Operasi Senyap Ditresnarkoba Polda Metro: Bongkar Peredaran Etomidate di Jakbar hingga Tangerang
-
5 Fakta Keluarga Besar Ragnar Oratmangoen: Dari Sutradara, Musisi, Dubes hingga Bupati
-
Prabowo Fokus Bawa Indonesia Superpower, Jokowi Disebut Mulai Jadi Masa Lalu
-
Mendag Tegaskan Larangan Impor Pakaian Bekas, Ini Alasan Kuat di Baliknya!
-
Belum Puas Diakui Denada Lewat Sosmed, Ressa Ingin Bertemu
-
Berkas Dilimpahkan, Jaksa Tahan WN China Tersangka Pencurian Listrik Tambang Emas Ilegal