/
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 16:15 WIB
Uang Rupiah Bersambung keluaran Bank Indonesia. (Bank Indonesia)

Indotnesia - Bank Indonesia membuka layanan penukaran uang rupiah bersambung atau uncut banknotes untuk masyarakat.

Bentuknya yang unik karena tidak dipotong membuat sebagian orang ingin mengoleksinya. Lalu, bagaimana cara mendapatkan uang rupiah bersambung?

Mengutip pernyataan Bank Indonesia melalui akun Instagram @bank_indonesia, layanan penjualan uang rupiah bersambung kepada masyarakat dilakukan di Kantor Pusat BI di Jakarta dan Kantor Perwakilan BI Dalam  Negeri.

Berikut pecahan uang bersambung yang dapat diperoleh di BI:

- Rp1.000

- Rp2.000

- Rp5.000

- Rp10.000

- Rp20.000

Baca Juga: Viral! Mertua Curhat di Acara Mamah Dedeh, Menantu Klarifikasi: Cuma Settingan Acara

- Rp50.000

- Rp100.000

Masing-masing pecahan uang tersebut merupakan keluaran tahun emisi 2016, sesuai dengan ketersediaan stok di masing-masing kantor BI.

Syarat Pembelian

Untuk memperoleh uang rupiah bersambung, Anda harus membawa sejumlah syarat sebagai berikut:

- Membawa Kartu Tanda Penduduk/KTP (Asli)

- Berpakaian rapi

- Membawa uang pas

- Tidak membawa senjata tajam, senjata api, obat – obatan terlarang, dan barang berbahaya lainnya

- Memperhatikan protokol kesehatan

Jadwal Layanan

Layanan pernjualan uang rupiah bersambung adalah sebagai berikut:

1. Kantor Pusat BI

Setiap hari Senin, pukul 08.30-11.30 WIB di Loket Departemen Pengelolaan Uang, Gedung C lantai 1, Kompleks Perkantoran BI (KOPERBI), Jl MH Thamrin No.2, Jakarta Pusat.

2. Kantor Perwakilan BI

Setiap hari Senin, pukul 08.30-11.30 waktu setempat.

Cara Pembelian

Mengutip situs resmi BI, ada sejumlah alur pembelian uang rupiah bersambung yang harus Anda ketahui sebelum sampai ke kantor BI:

- Pembeli mengambil nomor antrian kemudian menunggu dipanggil untuk menunjukkan nomor antrian dan KTP asli.

- Pembeli mengisi formulir pembelian URK (uang rupiah khusus) yang telah disediakan.

- Pembeli menyetorkan uang pembelian URK beserta pajak pembeliannya (dengan uang pas).

- Pembeli menunggu URK di tempat yang telah disediakan.

- Pembeli dipanggil ke loket untuk menerima URK

- Pembeli memeriksa kondisi URK dan kemasan URK serta kesesuaian nomor seri URK dengan sertifikat sebelum meninggalkan loket.

Harga Uang Bersambung

Untuk mendapatkan uang bersambung, ada sejumlah biaya yang harus dibayarkan. Berikut ini biaya (setelah PPN 11%) untuk memperoleh uang kertas khusus:

- Pecahan Rp1.000 (2 lembar): Rp88.700

- Pecahan Rp1.000 (4 lembar): Rp121.800

- Pecahan Rp2.000 (2 lembar): Rp110.700

- Pecahan Rp2.000 (4 lembar): Rp165.750

- Pecahan Rp5.000 (2 lembar): Rp165.400

- Pecahan Rp5.000 (4 lembar): Rp275.300

- Pecahan Rp10.000 (2 lembar): Rp186.500

- Pecahan Rp10.000 (4 lembar): Rp317.500

- Pecahan Rp20.000 (2 lembar): Rp228.700

- Pecahan Rp20.000 (4 lembar): Rp401.900

- Pecahan Rp50.000 (2 lembar): Rp377.500

- Pecahan Rp50.000 (4 lembar): Rp699.500

- Pecahan Rp100.000 (2 lembar): Rp588.500

- Pecahan Rp100.000 (4 lembar): Rp1.121.500

Demikian cara dan syarat untuk memperoleh uang rupiah bersambung di BI.

Load More