/
Kamis, 08 Desember 2022 | 17:04 WIB
Proyek Meikarta diamuk konsumen. (Google Review/sebelasdetiksaja)

Indotnesia - Proyek kota terencana Meikarta yang dibangun oleh PT Lippo Karawaci Tbk dI Cikarang, Kabupaten Bekasi belum lama ini menjadi sorotan, setelah para konsumennya melakukan unjuk rasa di gedung DPR RI, Senin (5/12/2022).

Konsumen yang melakukan unjuk rasa tersebut merupakan pembeli apartemen yang menuntut pengembalian dana karena merasa tidak mendapatkan kepastian atas serah terima unit Meikarta sejak pembayaran pertama pada 2017.

Di Twitter, banyak warganet juga membagikan pengalamannya yang tidak kunjung mendapatkan kepastian sejak 5 tahun lalu.

“Komunitasnya apa ya? Gue mau ikut juga. Udah mau 5 taun gak ada tanda tanda mau dibangun,” tulis salah seorang warganet, Rabu (7/12/2022).

“Beli unit di meikarta, unitnya ga jdi di bangun, tapi disuruh pindah ke unit yang udah ada. Eh malah di suruh bayar pake harga sekarang (???) hadeehh,” ungkap warganet lainnya.

Setidaknya ada lebih dari 100 orang pembeli unit apartemen Meikarta membentuk komunitas dan bersamaan mengadukan langsung keluhannya ke DPR hingga Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ratusan pembeli apartemen yang sempat disebut sebagai Kota Masa Depan itu meminta pengembalian dana atau kompensasi atas kerugian yang menimpa mereka, karena unit apartemen tidak kunjung diselesaikan.

Mengingat kembali proyek apartemen Meikarta, pertama kali diperkenalkan ke publik pada 4 Mei 2017 dengan perencanaan pembangunan 100 gedung yang terdiri dari 35 lantai masing-masingnya.

Proyek ini resmi diluncurkan pada 17 Agustus 2017 dan berada di dekat Jalan Tol Jakarta-Cikampek dengan target pasar menyasar kalangan menengah ke bawah.

Baca Juga: Resmi Jadi Suami Chelsea Islan, Siapakah Rob Clinton?

Nama Meikarta semakin melambung setelah melakukan promosi atau iklan yang ditampilkan secara masif di berbagai media. Berbagai keunggulan ditawarkan, mulai dari akses lokasi yang ditunjang berbagai infrastruktur transportasi baru hingga dan sederet fasilitas bertaraf internasional.

Load More