Indotnesia - Pada Minggu (30/4/2023), jagat Twitter ramai membicarakan tentang anxiety. Istilah tersebut memang populer di kalangan milenial dan Gen-Z.
Di samping anxiety, ternyata ada juga kondisi kesehatan mental yang dikenal sebagai anxiety disorders. Lalu, apa perbedaan dari keduanya? Berikut penjelasan selengkapnya seperti dikutip dari MedlinePlus dan Medical News Today.
Anxiety atau kecemasan pada dasarnya adalah emosi natural dan umum dirasakan. Namun, kecemasan itu juga tak jarang menimbulkan gejala fisik seperti gemetar dan berkeringat.
Jadi anxiety atau kecemasan adalah perasaan takut, ngeri, dan gelisah. Jantung terkadang berdetak lebih cepat. Kecemasan ini merupakan reaksi normal terhadap stres, misalnya merasa cemas menghadapi masalah di tempat kerja, cemas sebelum mengikuti ujian, atau cemas sebelum membuat keputusan penting.
Sementara anxiety disorders atau gangguan kecemasan adalah kondisi di mana kecemasan tidak kunjung hilang dan dapat memburuk seiring berjalannya waktu. Bahkan, gejala-gejalanya dapat mengganggu aktivitas sehari-hari seperti produktivitas kerja, tugas sekolah, dan hubungan dengan orang lain.
Gejala Anxiety Disorders
Melansir Mayo Clinic, kecemasan dan perasaan panik memang sulit dikendalikan. Untuk mencegahnya, kamu bisa saja memilih untuk menghindari tempat atau situasi yang memicu kecemasan.
Namun, kamu perlu waspada jika kecemasan berubah menjadi gangguan kecemasan. Berikut gejala-gejala umum anxiety disorders:
- Merasa gugup, gelisah, atau tegang
- Memiliki rasa bahaya, kepanikan, atau malapetaka yang akan terjadi
- Jantung berdetak cepat
- Bernapas dengan cepat atau hiperventilasi
- Berkeringat
- Gemetaran
- Merasa lemah dan lelah
- Sulit berkonsentrasi atau memikirkan hal lain
- Sulit tidur
- Mengalami masalah pencernaan
- Sulit mengendalikan rasa khawatir
- Dorongan untuk menghindari hal-hal yang memicu kecemasan
Kamu harus segera mendapat bantuan profesional jika mengalami hal di bawah ini:
- Merasa khawatir berlebihan dan mengganggu pekerjaan, hubungan dan aktivitas lainnya
- Kecemasan dan ketakutan membuat kamu kesal dan sulit dikendalikan
- Merasa depresi hingga memiliki masalah dengan minuman beralkohol bahkan obat-obatan terlarang
- Merasa kecemasan menimbulkan masalah kesehatan fisik
- Memiliki perasaan ingin bunuh diri
Segera hubungi dokter atau bantuan konsultasi psikologi untuk membantu mengatasi masalah ksehatanmu.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Film Tang Wei, Pemenang Best Actress Baeksang Arts Awards 2023
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Jangan Sampai Kehabisan! Promo Indomaret Terbaru April Banyak Diskon Besar & Beli Gratis
-
Cek Fakta: Heboh Donasi Fantastis ke Iran dari Warga RI, Benarkah atau Hoaks?
-
Review Jujur Sepatu Lari Murah di Decathlon, Layakkah Dipakai Lari 5 Km Setiap Pagi di 2026?
-
Siswa SMP Islamic Center Siak Meninggal Kena Ledakan Senapan 3D saat Ujian Praktik
-
Bayi di Kampar Diberi Nama Ali Khamenei, Langsung Didatangi Kedubes Iran
-
Cara Memilih Sunscreen Spray yang Tidak Merusak Makeup di 2026, Lengkap dengan Rekomendasi Produknya
-
L'Oreal Brandstorm 2026: Anak Muda ITB Wakili Indonesia ke Paris Lewat Inovasi Parfum Pintar
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle