Baru-baru ini Rocky Gerung ditagih seorang pengagumnya soal kapan masuk Islam. Berikut jawabannya.
Dikutip dari channel YouTube Suara Al-Ishlah, Rocky Gerung belum lama ini menjadi tamu di Pondok Pesantren Al-Ishlah Bondowoso. Ia diundang untuk mengisi ceramah kebangsaan bertajuk Merajut Ukhuwah Dalam Keberagaman.
Dalam satu sesi tanya jawab, Rocky Gerung tiba-tiba ditagih oleh jamaah yang mengaku sebagai pengagumnya soal kapan akan masuk Islam. Ia menyebut kenapa Rocky Gerung yang kerap mengkampanyekan akal sehat tak bersikap cerdas dengan malu-malu untuk masuk Islam, padahal ia kerap memberi ceramah soal Islam.
"Saya adalah pengagum beliau jadi beliau ini adalah idola saya, yang selalu menyuarakan kecerdasan akal sehat atau kebalikan dari kedunguan, bahkan ketika acara maulidan ia beliau mengutip iqro iqro belajar belajar yang ga mau iqro itu orang dungu, nah pertanyaan seriusnya nah mohon maaf ya, kenapa bung Rocky tidak bersikap cerdas, dalam arti kata ragu ragu atau malu malu kucing untuk masuk Islam," ucap salah seorang jamaah seperti dikutip Rabu (11/1/2023).
"Ndak Ini bentuk kasih sayang saya sebagai pengagum kepada beliau. Karena tadi sudah disebutkan oleh Ustaz Habibi masuklah ke dalam hukum Islam secara keseluruhan, di ayat yang lain juga disebutkan, sehebat apapun sebagus apapun yang dilakukan karena tidak diridhoi menurut ayat tadi pak," lanjutnya.
"Di beberapa pertemuan ketika panjenengan bersinggungan dengan masalah agama selalu ngeles, jadi keyakinan itu tidak bisa diperdebatkan itu kan dogma bagi yang bukan beragama Islam, jadi dogma yang harus ditelan bulat-bulat jadi akal sehat di sini tidak berlaku, tapi tidak bagi Islam bahkan disebutkan agama itu adalah akal maka tidak ada beragama bagi orang yang tidak berakal, jadi simpulannya jika bung Rocky dengan kehebatannya dengan kecerdasannya ditambah keilmuannya beliau akan jadi seorang jenius beriman seorang mubaliq ya kan, mohon maaf bila agak menusuk pertanyaannya," tambahnya.
Pertanyaan dari si pengagum tersebut belakangan tak dijawab secara eksplisit oleh Rocky Gerung.
Ia secara tersirat menjelaskan bahwa perihal agama merupakan ranah pribadi yang kurang etis bila dibicarakan di forum publik.
"Tidak boleh urusan privat dipertanyakan di forum publik mustinya WA saja karena itu akan jadi headline besok kita akan sibuk begituan, Istana akan goreng Rocky Gerung manfaatkan pesantren, Jadi dengan segala hormat hal itu yang diambil alih oleh mereka yang suka memprovokasi," jawab Rocky Gerung.
Baca Juga: Jokowi Akui Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu, Amnesty International: Tidak Ada Artinya...
Berita Terkait
-
Muncul Wacana Pemakzulan Presiden, Rocky Gerung Nilai Cuma PDIP yang Bisa Jadi 'Benteng' Jokowi
-
PDIP Justru Dinilai Kekurangan Kader karena Setuju Proporsional Tertutup, Takut Bersaing dengan Tokoh Parpol Lain?
-
PDIP Panen Kritik Usai Setujui Pemilu Proporsional Tertutup, Dituduh Demi Loloskan Caleg Koruptor?
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota