Beberapa waktu lalu ribuan kepala desa atau Kades menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR untuk menuntut perpanjangan masa jabatan dari yang sebelumnya 6 tahun menjadi 9 tahun. Upaya itu mendapat sorotan dari pengamat kebijakan publik Gigin Praginanto.
Seperti diketahui beberapa waktu lalu para Kades menggelar demo di depan Gedung DPR. Mereka mendesak agar Pasal 39 UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa direvisi.
Dimana mereka menuntut agar masa jabatan yang selama ini hanya 6 tahun dimaksimalkan selama 9 tahun dengan batasan maksimal 2 periode.
Tuntutan perpanjangan masa jabatan itupun belakangan disorot pengamat kebijakan publik Gigin Praginanto.
Melalui kicauannya ia menduga aksi demo para kades itu ditunggangi. Sebab ia meyakini mereka tidak mungkin bergerak sendiri tanpa adanya bandar.
"Bagi saya tak mungkin mereka bergerak tanpa bandar. Perpanjangan masa jabatan kepala desa cuma sasaran antara," ucapnya.
Gigin menduga bahwa ada udang di balik batu dalam tuntutan para kades itu. Hal itu terkait perpanjangan masa jabatan presiden.
"Sasaran aslinya perpanjangan masa jabatan presiden," bebernya.
Sebelumnya pada saat para kades berdemo, pimpinan DPR Sufmi Dasco Ahmad sempat menemui mereka.
Baca Juga: Presiden Vietnam Mundur Karena Bawahannya Terlibat Korupsi, Fadli Zon: Sikap yang Pancasilais?
Di kesempatan itu, Dasco menjelaskan bahwa revisi undang-undang itu juga ada prosesnya. Ia pun mendorong para kades juga melobi pemerintah sebagai salah satu yang berkompeten terhadap revisi itu.
"Apa yang disampaikan untuk merevisi undang-undang nomor 6 mengenai poin penambahan menjadi 9 tahun tanpa periodisasi saya sudah sampaikan bahwa untuk revisi ada dua yang berkompeten yakni pemerintah dan DPR
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Ulasan Novel Olenka, Obsesi dan Kehampaan Jiwa yang Terasing
-
Kenapa Gelar Bangsawan Menantu Sultan Brunei Raabi'atul Adawiyyah Dicabut?
-
7 Cara Menghilangkan Bau Tidak Sedap pada Sepatu, Bisa Pakai Bahan Rumahan Ini
-
Survei BI: Keyakinan Konsumen Turun, Apa Penyebabnya?
-
Ekonomi RI Tumbuh 5,29%, Tapi Mengapa Dunia Usaha Masih Tertekan?
-
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Apakah Lewat Indonesia?
-
Shakira Serukan Rakyat Kolombia Bersatu Hadapi Gempa Bumi Besar
-
Titik Balik Kasus Kematian Sutrimo: Mengapa Keluarga Akhirnya Memilih Lapor Polisi?
-
Rilis Trailer Perdana, Robert Pattinson Mainkan Dua Peran di Primetime
-
Sheet Mask atau Toner Dulu? Ini Urutan yang Benar agar Skincare Menyerap Maksimal