Suara Joglo - Apapun alasannya, membunuh orang tetap tidak dibenarkan. Oleh sebab itu, seornag pria di Kabupaten Malang ini ditangkap polisi lantaran menjadi otak pembunuhan anak tirinya sendiri.
Meskipun, alasan pembunuhan karena korban kelewat bengal. Menurut pengakuan pelaku, korban yang bernama Dian Anggoro (30), banyak hutangnya dan saat ditagih kerap marah dan memaki ibunya sendiri.
Hal ini disampaikan pelaku yang bernama Andi Hermanto kepada penyidik Satuan Reskrim Polres Malang. Dalam mengeksekusi korbannya, pelaku tidak sendiri. Ia dibantu 4 pelaku lainnya.
Pembunuhan itu, didasari karena korban memiliki hutang terhadap pelaku sebanyak Rp 500 juta. Andi sendiri sehari-hari bekerja sebagai debcolector penagih hutang yang tinggal di Desa Kedungwungu Kecamatan Binangun Kabupaten Blitar.
"Anak tiri saya punya utang Rp 500 juta pada saya. Katanya uang itu mau dibelikan bus. Tapi saat saya tagih marah marah. Bahkan sering memaki-maki ibunya yang juga istri saya," kata Andi dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Rabu (01/02/2023).
Andi menembakkan senjata api laras panjang yang ia beli seharga Rp 1.850.000 ke arah korban bernama Dian Anggoro (33), seorang sopir warga Desa Banjarsari, Kecamatan Selorejo Kabupaten Blitar.
Dian Anggoro adalah anak tiri dari Andi. Anggoro mengalami luka tembak tembus di bagian leher. Penembakan dilakukan Andi bersama 4 orang temannya di Jalan Raya Desa Sumberdem, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, pada tanggal 24 Januari 2023 pukul 09.00 wib.
Korban ditembak setelah lebih dulu digiring kawanan pelaku, mengarah ke tempat sepi di Kabupaten Malang dan dijanjikan untuk mendapatkan bus yang diinginkan.
"Pelaku menembak korbannya setelah dibujuk akan segera membeli bis, kemudian korban terbujuk dan dibawa ke Jalan Sumberdem, Wonosari, Kabupaten Malang, ditempat sepi korban langsung ditembak dari jarak dekat," ungkap Kasatreskrim Polres Malang Iptu Wahyu Riski Saputro.
Baca Juga: Venna Melinda Nangis Ceritakan KDRT Ferry Irawan dan Ancaman Penyebaran Video Intim
Kasatreskrim menjelaskan, adapun 4 orang yang diajak pelaku utama melakukan penembakan, yakni atas nama Katemin (52) warga Kedungwungu, Kecamatan Binangun Blitar. Lalu Wandoyo (41), warga Banjarsari, Selorejo, Blitar.
“Katemin dan Wandoyo ini berperan memancing korban keluar dari rumahnya dan memberitahukan keberadaan korban atau ayah tirinya,” tutur Riski.
Tersangka berikutnya adalah Sandi (22), warga Desa Sungai Pinang II, Kecamatan Sungai pinang, Kabupaten Ogan ilir, Provinsi Sumatera Selatan. "Sandi berperan membonceng tersangka utama (Andi-red) menuju TKP," ujarnya.
Sementara tersangka berikutnya adalah Trianto Yuliono (46), warga Desa Sumberdem, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. Tugas Trianto yang juga sebagai paranormal itu, memberi mantra agar peluru untuk menembak korban, bisa mematikan.
"Peluru sebelum ditembakkan, diberi manta ke tersangka Trianto ini, karena dia seorang paranormal. Dan kabarnya korban ini punya ilmu kenal, sehingga peluru harus di beri mantra," ujar Kasatreskrim Riski.
Riski menambahkan, motif para tersangka ingin memang ingin membunuh korban.
Berita Terkait
-
Gila! Setelah Habisi Mantan Pacar, Mustakim Setubuhi Mayat Korbannya
-
Aki Wowon Si Raja Tega: Istri Partner In Crime-nya 2 Kali Mau Dibunuh, Yeni Melawan saat Leher Diikat Kain
-
Sahabat Ungkap Sosok Siswi SMK Pandawa yang Tewas karena Jatuh dari Lantai 4
-
Sewa Kontrakan buat Bunuh TKW, Doktrin Aki Wowon Cs Larang Korban Serial Killer Bertemu Keluarga: Bisa Kena Petaka!
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Pertemuan di Rumah Presiden, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Jentelmen Mundur
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Panduan Lengkap Urus Sertifikat Halal Gratis untuk UMKM, Ini Syarat dan Caranya
-
Benarkah Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri? Ini Jawaban Komisi III DPR
-
Penjualan Anjlok 87 Persen, Kia Kapok Jualan Sedan dan Pilih Suntik Mati
-
5 Slingback Heels dengan Desain Minimalis, Cocok untuk Gaya Office Look!
-
Tak Hanya Saksi, IPW Sebut 2 Brigjen TNI Satroni Polda Metro Hendak Ambil Paksa Barang Bukti
-
Sudah Jadi Tersangka, Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Resmi Pakai Rompi Oranye Tahanan KPK
-
Heboh Wanita Diduga Hina Al-Quran di NTB, Begini Hasil Analisis Ahli Bahasa
-
Gus Lilur Minta Prabowo Segera Rukunkan Polri-Kejaksaan: Jangan Biarkan Beradu
-
Urat Nadi Baru di Lampung Barat: Jalan 112 KM Menuju Suoh Segera Merdeka dari Jalur Rusak
-
Harga Masih Misteri, Spesifikasi Hyundai Ioniq 3 Setara BYD Apa?