/
Jum'at, 28 April 2023 | 21:40 WIB
Prabowo dan Muhaimin Iskandar saat Bertemu di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (28/4/2023). ([ANTARA])

Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin melakukan pertemuan di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (28/4/2023) sore WIB.

Pertemuan itu juga sebagai halal bi halal antar Koalisi Kebangkitan Indonesai Raya (KKIR). Tak hanya itu pertemuan itu juga unutk mengetahui perkembangan terhadap dua parpol tersebut.

"Kesimpulannya kita sangat solid, kita sangat optimis karena kita setulus-tulusnya, seikhlas-ikhlasnya kita ingin berbakti kepada rakyat kita. Saya kira itu intinya," ujar Prabowo, Jumat.

Pertemuan ini juga penting untuk menyiapkan strategi ke depan dalam menyiapkan Pemilu 2024. Di sisi lain, Gerindra sendiri sudah mantap mengusung Prabowo untuk maju sebagai capres.

Di sisi lain, Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin Iskandar mengatakan bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk memperkuat semangat kebersamaan koalisinya.

"Pertemuan ini membangun komitmen, memperbaharui semangat kerjasama dan koalisi untuk kepentingan Indonesia masa depan, terutama keberadaan koalisi ini memang dibangun untuk Indonesia Raya, untuk Indonesia yang lebih baik, yang maju lebih maju lagi," jelasnya.

Muhaimin juga berharap bahwa kekuatan koalisinya yang solid dapat menarik partai politik lain untuk bergabung dengan KKIR dan meraih kemenangan pada Pemilu 2024. 

Meski pertemuan itu menyinggung soal rencana politik ke depan, belum ada kepastian siapa cawapres yang akan diusung.

Sebelumnya, PKB sendiri juga cukup getol akan mengajukan Muhaimin Iskandar menjadi capres dalam Pemilu 2024 mendatang.

Baca Juga: Pastikan Prabowo Subianto Tetap Bertarung sebagai Capres di Pemilu 2024, Gerindra: Jika Ada Narasi Cawapres, Itu Hoaks

Namun sejumlah survei yang dilakukan beberapa lembaga survei menempatakan Cak Imin cocok untuk berpasangan sebagai cawapres di Pemilu 2024. Kendati begitu, belum ada kepastian bagaimana langkah PKB ke depan. [ANTARA]

Load More