Wakil Presiden Ma'ruf Amin menegaskan pentingnya kelangsungan kegiatan pendidikan di Pondok Pesantren Al Zaytun, Indramayu, Jawa Barat, meskipun pimpinan ponpes, Panji Gumilang, telah ditetapkan sebagai tersangka.
"Walaupun Panji Gumilang menjadi tersangka, pesantren Al Zaytun akan terus beroperasi dan harus mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah," ungkap Ma'ruf Amin dikutip dari Antara, Jumat (4/8/2023).
Menurutnya, pendampingan kepada para santri di pesantren tersebut penting agar mereka tidak mengembangkan pemikiran atau ideologi yang menyimpang.
"Dengan pendampingan dan bimbingan yang tepat, kita dapat menghindarkan mereka dari pemikiran yang dianggap salah atau menyimpang," ujar dia.
Wapres juga menyampaikan bahwa penanganan persoalan di Pondok Pesantren Al Zaytun telah ditugaskan kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.
"Pak Mahfud sudah bertanggung jawab dalam menindaklanjuti dan mengurus perkara ini," jelasnya.
Seperti diketahui, Panji Gumilang ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan penistaan agama, ujaran kebencian dan penyebaran berita bohong.
Akibat perbuatannya, Panji Gumilang terancam pidana penjara maksimal 10 tahun.
Baca Juga: Siap Jadi Donatur, Pablo Benua Ungkap Alasannya Membela Ponpes Al Zaytun
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali