/
Jum'at, 04 Agustus 2023 | 11:02 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat berada di Istana Kepresidenan Yogyakarta pada Sabtu (4/2/2023). ([ANTARA])

Wakil Presiden Ma'ruf Amin menegaskan pentingnya kelangsungan kegiatan pendidikan di Pondok Pesantren Al Zaytun, Indramayu, Jawa Barat, meskipun pimpinan ponpes, Panji Gumilang, telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Walaupun Panji Gumilang menjadi tersangka, pesantren Al Zaytun akan terus beroperasi dan harus mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah," ungkap Ma'ruf Amin dikutip dari Antara, Jumat (4/8/2023).

Menurutnya, pendampingan kepada para santri di pesantren tersebut penting agar mereka tidak mengembangkan pemikiran atau ideologi yang menyimpang.

"Dengan pendampingan dan bimbingan yang tepat, kita dapat menghindarkan mereka dari pemikiran yang dianggap salah atau menyimpang," ujar dia.

Wapres juga menyampaikan bahwa penanganan persoalan di Pondok Pesantren Al Zaytun telah ditugaskan kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

"Pak Mahfud sudah bertanggung jawab dalam menindaklanjuti dan mengurus perkara ini," jelasnya.

Seperti diketahui, Panji Gumilang ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan penistaan agama, ujaran kebencian dan penyebaran berita bohong.

Akibat perbuatannya, Panji Gumilang terancam pidana penjara maksimal 10 tahun.

Baca Juga: Siap Jadi Donatur, Pablo Benua Ungkap Alasannya Membela Ponpes Al Zaytun

Load More