Berkunjung ke Jogja, tak lengkap jika tak mencoba kuliner paling populer di semua kalangan, yaitu sate klathak. Salah satu tempat yang paling populer di kalangan wisata hingga pejabat adalah sate klathak Pak Pong.
Sate klathak Pak Pong merupakan langganan wisatawan hingga pejabat seperti Menteri BUMN Erick Thohir.
Tempat makan ini terkenal karena rasanya yang lezat dan membuat lidah untuk terus mencicipinya. Tak heran, jika racikan sate klathak di sini sudah legendaris dan populer sejak 1960 hingga kini.
Sate klathak sendiri merupakan sate kambing yang ditusuk menggunakan jeruji besi sepeda dan dibakar dengan bumbu khas.
Dengan jeruji besi, daging kambing yang ditusuk saat dibakar akan matang secara merata. Berbeda dengan ditusuk bambu, jika luarnya sudah matang tidak dengan bagian dalamnya.
Sebelum dibakar, sate kambing tersebut disiram dengan kemiri, bawang putih, dan garam yang diulek dan dilaburkan di daging tersebut.
Hidangan ini disajikan dengan bumbu kecap dan tomat yang menyegarkan. Tidak hanya itu, sate klathak juga disajikan dengan kuah gulai dan tongseng.
Selain sate klathak, Pak Pong juga menyediakan berbagai menu lainnya seperti tengkleng kambing dan tongseng kambing.
Kamu bisa ajak rombongan keluarga di sate klathak Pak Pong ini, karena tempatnya yang luas dan bisa menampung 100 orang.
Baca Juga: Awkarin Komentari Kontroversi Konten Oklin Fia: Agama Itu Penting untuk Mayoritas Orang Indonesia
Apabila berkunjung ke Jogja, jangan lupa untuk mampir di sate klathak Pak Pong ya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Nasib 185 Lapangan Padel Tak Berizin di Jakarta: DPRD Minta Penertiban Bertahap dan Berkeadilan
-
Opornya Hangat, Tapi Kok Hati Dingin? Rahasia di Balik Rasa Hampa Saat Bulan Suci
-
PNS Disnaker Indragiri Hulu Jadi Pengedar Sabu, Akhirnya Ditangkap
-
Ramadan dan Lebaran Ubah Pola Perjalanan, Mobilitas Makin Terkonsentrasi Jelang Hari H
-
21 Kode Redeem FC Mobile Aktif 28 Februari 2026, Ada Paket Ramadan dan Ribuan Gems Gratis
-
Viral Foto Lawas Sarifah Suraidah Nyaleg, Makeup Cetar Istri Gubernur Kaltim Jadi Sorotan
-
Ulasan Buku Anya's Ghost,Persahabatan Beracun dari Alam Baka
-
Batas Waktu Segera Berakhir, Ini Cara Lapor SPT PPh 21 Desember 2025 di Coretax Anti Gagal
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Dopamin Jam 3 Pagi: Ketika Setan Dibelenggu, Tapi Doomscrolling Terus Melaju