Sindirian Yenny Wahid kepada Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menjadi sorotan banyak pihak.
Melalui media sosial Twitter, Yenny Wahid pun memberikan sindiran kepada Gibran.
"Ternyata petugas parkir… Kirain petugas par…. Colek @gibran_tweet," tuliS @yennywahid dikutip pada Sabtu (19/8/2023).
Gibran pun langsung membalas komentar tersebut. "Siap. Mohon arahan bu wakil presiden," cuit Gibran.
Dua cuitan itu pun mendapat perhatian dari Politisi PSI Ade Armando. Ia menyebut Gibran lebih senang disebut sebagai petugas Parkir daripada Partai Politik.
"Gibran lebih suka disebut petugas parkir daripada petugas partai. Selera humor anak muda ini memang tinggi," tulis Ade Armando dikutip dari akun Instagram pada Sabtu (19/8/2023).
Diketahui, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengenakan seragam petugas parkir dengan celana warna hitam di pawai pembangunan 2023 memperingati HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat (18/8/2023).
Pakaian yang dikenakan Gibran berwarna biru dengan nama tag petugas parkir di bagian belakang. Gibran pun memakai seragam parkir dengan tidak di kancing, sehingga tampak kaos warna hitam.
Gibran lupa tidak membawa peluit yang merupakan alat bagi petugas parkir saat bekerja.
Baca Juga: Villa Hemat di Bali, Per Malam Mulai Rp 200 Ribuan
Pada pawai terus tersebut, Gibran ditemani putra sulungnya Jan Ethes Srinarendra yang memakai seragam TNI AD.
Selanjutnya Gibran dan Jan Ethes naik mobil kendaraan taktis (Rantis) menuju Balai Kota Solo dengan melewati Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Jenderal Sudirman.
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan tidak ada alasan memakai seragam petugas parkir ini.
"Tidak ada alasan atau pesan apa-apa. Cuma pawai saja," terang dia, Jumat (18/8/2023).
Gibran mengaku lupa membawa peluit yang biasa dipakai petugas parkir saat berkerja.
"Lupa nggak bawa peluit. Sudah bayar QRIS. Konsepnya itu retribusi, (kenapa pakai seragam parkir?) Karena penyumbang retribusi, tidak ada maksud apa-apa," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
7 Rekomendasi Kacamata Anti Sinar UV 400, Lindungi Mata dari Sengatan Godzilla El Nino
-
Catatan Gila Hector Souto usai Bawa Timnas Futsal Indonesia Runner-up Piala AFF
-
4 Ancaman Hukuman Berat Menanti 16 Mahasiswa UI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Grup Chat
-
7 Parfum Wanita yang Tercium dari Jarak Jauh, Murah Cuma Rp30 Ribuan
-
Bukan KPR Biasa, Ini Rahasia Punya Properti dengan Biaya Terjangkau di BRI
-
Selangkah Lagi Pecahkan Rekor, Teja Paku Alam Lebih Pentingkan Persib Hattrick Juara
-
Sempat Disebut 'Tamu Asing' di Nikahan Anak, Tamara Bleszynski: Ada Persepsi Keliru yang Ditafsirkan
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Front Loading vs Top Loading, Ini Kelebihan dan Kekurangan Mesin Cuci 1 Tabung
-
Bukan Whistleblower, Munif Taufik Dicap Netizen Justice Collaborator di Kasus FH UI, Apa Bedanya?