/
Sabtu, 19 Agustus 2023 | 13:40 WIB
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka saat mengenakan seragam petugas parkir di pawai pembangunan 2023. ((Suara.com/Ari Welianto))

Sindirian Yenny Wahid kepada Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menjadi sorotan banyak pihak. 

Melalui media sosial Twitter, Yenny Wahid pun memberikan sindiran kepada Gibran. 

"Ternyata petugas parkir… Kirain petugas par…. Colek @gibran_tweet," tuliS @yennywahid dikutip pada Sabtu (19/8/2023). 

Gibran pun langsung membalas komentar tersebut. "Siap. Mohon arahan bu wakil presiden," cuit Gibran. 

Dua cuitan itu pun mendapat perhatian dari Politisi PSI Ade Armando. Ia menyebut Gibran lebih senang disebut sebagai petugas Parkir daripada Partai Politik. 

"Gibran lebih suka disebut petugas parkir daripada petugas partai. Selera humor anak muda ini memang tinggi," tulis Ade Armando dikutip dari akun Instagram pada Sabtu (19/8/2023). 

Diketahui, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengenakan seragam petugas parkir dengan celana warna hitam di pawai pembangunan 2023 memperingati HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat (18/8/2023).

Pakaian yang dikenakan Gibran berwarna biru dengan nama tag petugas parkir di bagian belakang. Gibran pun memakai seragam parkir dengan tidak di kancing, sehingga tampak kaos warna hitam.

Gibran lupa tidak membawa peluit yang merupakan alat bagi petugas parkir saat bekerja.

Baca Juga: Villa Hemat di Bali, Per Malam Mulai Rp 200 Ribuan

Pada pawai terus tersebut, Gibran ditemani putra sulungnya Jan Ethes Srinarendra yang memakai seragam TNI AD.

Selanjutnya Gibran dan Jan Ethes naik mobil kendaraan taktis (Rantis) menuju Balai Kota Solo dengan melewati Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Jenderal Sudirman.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan tidak ada alasan memakai seragam petugas parkir ini.

"Tidak ada alasan atau pesan apa-apa. Cuma pawai saja," terang dia, Jumat (18/8/2023).

Gibran mengaku lupa membawa peluit yang biasa dipakai petugas parkir saat berkerja.

"Lupa nggak bawa peluit. Sudah bayar QRIS. Konsepnya itu retribusi, (kenapa pakai seragam parkir?) Karena penyumbang retribusi, tidak ada maksud apa-apa," katanya.

Load More