Suara.com - Desas-desus Anies Baswedan bakal maju dalam Pilkada DKI Jakarta semakin santer setelah gagal di Pilpres 2024.
Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute (IPI), Karyono Wibowo mengatakan, jika Anies masih ingin maju kembali pada Pemilu 2029 mendatang, maka ia harus memiliki jabatan strategis.
Baca Juga:
Telunjuk Surya Paloh Dianggap Nyuruh Anies Angkat Kursi Jadi Omongan Publik
Menurutnya, salah satu jabatan strategis yang bisa menjadi target Anies ialah Gubernur DKI Jakarta.
Karyono menilai jabatan Gubernur DKI Jakarta masih terlihat seksi. Apalagi Anies dianggap sukses saat masih menjabat sebagai orang nomor satu di Jakarta.
“Anies juga butuh panggung jika ingin maju dala Pilpres 2029, karena catatan paling seksi tentu gubernur, dan DKI Jakarta itu masih seksi,” ujar Karyono, saat dihubungi Suara.com, Jumat (26/4/2024).
Namun, tentu keputusan untuk maju kembali dalam Pilkada DKI Jakarta bagi Anies, kata Karyono, bagai memakan buah simalakama.
Baca Juga:
Baca Juga: Anies Baswedan: Pilpres 2024 Secara Prosedural Telah Selesai, Tapi..
Pendukung Desak Prabowo-Gibran Tak Rangkul Anies, Gerindra Bereaksi Keras
Sebabnya, jika Anies kembali maju dalam Pilkada DKI, kelas politiknya bakal menurun.
“Pertama pertimbangan beban psikologis sebagai capres 2024, capres yang kalah. Itu ada pertimbangan rasa malu yang dipandang sebagai sosok yang haus akan kekuasaan,” kata Karyono.
“Tapi disisi lain, Anies butuh panggung kalau mau maju di pilpres berikutnya,” tambahnya.
Kemudian, pertimbangan lainnya, soal partai politik. Saat ini apakah masih ada yang mau mengusung Anies dalam pilkada mendatang.
Baca Juga:
Berita Terkait
-
Prabowo Presiden, Anies Cocok Jadi Ketua Ormas atau Motivator Politik?
-
Rela Nunggu Prabowo buat Salaman, Adab Anies Jadi Omongan
-
Foto Bareng Prabowo, Ahmad Sahroni Yakin Banyak yang Unfollow
-
Timnas AMIN Batal Dibubarkan Hari Ini, Apa Sebabnya?
-
Dulu di Anies Sekarang Dukung Prabowo-Gibran, PKS: Surya Paloh Senior Paling Cantik Berpolitik
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024