Suara.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memastikan pelaksanaan pemungutan suara untuk Pilkada Serentak 2024 akan tetap digelar pada 27 November 2024.
Hal itu disampaikannya sebagai bantahan adanya wacana percepatan penyelenggaraan Pilkada 2024 menjadi September.
Apalagi saat ini, dia menyebut bahwa tahapan Pilkada 2024 saat ini sudah mulai berlangsung di Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Tito mengakui wacana memajukan pilkada memang dicanangkan agar jarak antara pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih dengan kepala daerah tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
"Setelah itu, melihat dinamika yang ada, kami tetap pada konsep awal 27 November. Saya kira belum ada revisi mengenai tanggal," kata Tito di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2024).
Dia juga menjelaskan, ada waktu yang mepet antara Pilpres dan Pileg dengan Pilkada. Terlebih, saat ini Mahkamah Konstitusi (MK) sedang menangani sengketa pemilu.
Untuk itu, dia menyebut penentuan kursi untuk mengusung psangan calon kepala daerah pada Pilkada 2024 ialah hasil pemilu legislatif 2024, bukan 2019.
"Kita harapkan bisa proses di MK cepat selesai semua daearah, sehingga semua daerah bisa mengetahui jumlah kursi, jumlah suara. Itu yang jadi dasar 20 persen kursi, 25 persen suara pemilih untuk bisa mengusung paslon pilkada," katanya.
"Tidak ada peluang (pilkada maju). Saya sudah tegaskan bahwa pilkada tidak berubah tanggalnya 27 November. Cuma ada beberapa memang pendapat untuk bicara soal keserentakan pelantikan tapi saya kira itu ngga banyak pengaruhnya, yang paling penting hari H dan kami sudah sepakati 27 November," ujar Mantan Kapolri.
Baca Juga: Pilkada Serentak 2024: Mendagri Setor 207 Juta Data Potensial Pemilih ke KPU
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024