Suara.com - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menerangkan partainya mulai melakukan seleksi untuk bakal calon Gubernur Jawa Timur pada 4 Mei mendatang.
"Nanti tanggal 4 Mei dimulai penjaringan awal," kata Cak Imin dalam konferensi pers di kawasan Jakarta Barat, Rabu (1/5/2024).
Cak Imin menyebut eks Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa hingga kini belum mendaftar dari PKB sebagai bakal calon Gubernur Jatim.
"Belum, sampai detik ini Bu Khofifah belum mendaftar di PKB," ucap Cak Imin.
Wakil Ketua DPR RI menyampaikan, PKB bisa mengusung calon Gubernur Jatim sendiri di Pilkada 2024.
"Bisa satu calon, bisa sendiri, bisa mengusung," tegas Cak Imin.
Sebelumnya, Cak Imin mengatakan partainya akan mengusung calon dalam Pilgub Jatim 2024. Namun begitu, Cak Imin masih merahasiakan nama calon tersebut.
"Siapa dia, orangnya masih rahasia," kata Cak Imin di kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Senin (29/4).
Sambil berkelakar, Cak Imin menyebut bahaya jika nama calon PKB untuk Pilkada Jatim diketahui oleh Khofifah.
Baca Juga: Cak Imin: Edy Rahmayadi Sudah Daftar Jadi Bakal Calon Gubernur Sumut dari PKB
"Nanti kalau bocor ketahuan Khofifah, bahaya. Jangan dipancing soal nama, pokoknya rahasia, yang akan diumumkan pada waktu yang tepat," kata Cak Imin sambil tertawa.
Sementara itu, Khofifah mengaku sudah mendapat surat penugasan dari sejumlah partai untuk berlaga di Pilgub Jatim 2024.
"Sudah dari Desember (2023) yang lalu, sudah empat partai, Gerindra, Golkar, Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), bulan Desember lalu sudah memberikan surat penugasan," kata Khofifah ditemui di kantor PBNU, Jakarta Pusat, Minggu (29/4).
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok