Suara.com - Undangan atau surat pemberitahuan model C6-KWK merupakan surat pemberitahuan pemungutan suara kepada pemilih. Bagaimana jika calon pemilih belum mendapatkan undangan pencoblosan Pilkada 2024? Apa solusi belum dapat undangan pencoblosan Pilkada 2024?
Menurut Buku Panduan KPPS yang diterbitkan oleh KPU RI, surat pemberitahuan/undangan ini akan dibagikan kepada pemilih yang namanya sesuai dengan salinan DPT dan disertai tanda terimanya, paling lambat 3 (tiga) hari sebelum hari pemungutan suara.
Artinya, seharusnya pemilih sudah menerima undangan pencoblosan Pilkada 2024 paling lambat tanggal 24 November 2024. Lantaran Pilkada serentak tahun ini digelar pada Rabu 27 November 2024.
Solusi Belum Dapat Undangan Pencoblosan Pilkada 2024
Jika pemilih belum dapat undangan pencoblosan (Formulir C6) untuk Pilkada Serentak 2024 nanti, lantas bagaimana solusinya? Tak perlu khawatir, berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan:
1. Cek Status Anda di Daftar Pemilih Tetap (DPT)
Solusi belum dapat undangan pencoblosan Pilkadan 2024 yang pertama adalah mengunjungi laman resmi KPU di cekdptonline.kpu.go.id. Kemudian, silakan masukkan NIK Anda untuk memastikan nama Anda tercatat dalam DPT.
2. Hubungi Panitia Pemungutan Suara (PPS)
Langkah selanjutnya, Anda bisa segera datang ke kantor kelurahan atau desa tempat Anda terdaftar. Kemudian, coba tanyakan kepada petugas PPS apakah Formulir C6 Anda sudah disiapkan. Bisa jadi, undangan Anda memang belum sampai atau masih dalam proses distribusi.
3. Pastikan Dokumen Identitas Siap
Baca Juga: Nama Tak Ada di DPT? Tenang Masih Bisa Nyoblos Kok, Ini Caranya!
Meskipun tidak membawa Formulir C6, sebetulnya Anda tetap bisa mencoblos jika nama Anda ada di DPT dan membawa KTP elektronik (e-KTP).
4. Periksa Jadwal Distribusi Formulir C6
Panitia biasanya akan mendistribusikan undangan sekitar 3-7 hari sebelum hari pencoblosan. Jika masih dalam periode tersebut, maka sebaiknya Anda tunggu hingga waktu distribusi selesai.
5. Ajukan Komplain Jika Tidak Terdaftar
Jika nama Anda tidak ada di DPT dan Anda merasa memenuhi syarat untuk memilih, maka Anda bisa mengajukan permohonan kepada PPS setempat atau ke KPU kabupaten/kota. Anda mungkin bisa mencoblos dengan menggunakan e-KTP di TPS sesuai alamat domisili, tetapi hanya dalam rentang waktu satu jam terakhir pemungutan suara.
6. Pantau Media Sosial atau Informasi Resmi KPU
Anda juga perlu mengikuti informasi terbaru dari akun resmi KPU untuk memastikan langkah yang harus dilakukan jika terjadi masalah serupa.
Sebagai tambahan informasi, usahakan Anda melakukan langkah-langkah ini sesegera mungkin untuk menghindari kendala di hari pencoblosan. Jika Anda memiliki bukti administrasi seperti kartu keluarga (KK), siapkan juga untuk mempermudah proses verifikasi.
Seperti itulah 6 langkah solusi jika belum dapat undangan pencoblosan untuk Pilkada Serentak 2024 pada 27 November.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Nama Tak Ada di DPT? Tenang Masih Bisa Nyoblos Kok, Ini Caranya!
-
Pilkada 2024, Apakah Rabu 27 November Wajib Bawa KTP Saat Nyoblos?
-
Tata Cara Pencoblosan di TPS Pilkada 2024, Pemilih Wajib Tahu!
-
Hal yang Dilarang Saat Nyoblos di TPS Pilkada 2024, Lengkap dengan Hal yang Diwajibkan dan Tata Cara Mencoblos
-
Berapa Kekayaan Dedy Yon Supriyono? Jadi Sorotan Karena Pingsan Saat Kampanye
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan
-
3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna
-
Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain
-
Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'
-
Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi