Pegiat media sosial Jhon Sitorus menyoroti anggota tim delapan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Sudirman Said yang mengatakan tim delapan sedang melakukan finalisasi dan menimbang plus-minus sosok calon wakil presiden (Cawapres) pendamping Anies Baswedan di Pilpres 2024.
Hal tersebut ditanggapi Jhon Sitorus melalui akun Twitter pribadinya. Dalam cuitannya, Jhon Sitorus menyinggung soal sosok yang digadang bakal jadi cawapres Anies yakni Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.
Menurut Jhon Sitorus, jika AHY memenuhi kriteria, maka tidak perlu dilakukan pertimbangan itu.
"Sebetulnya mudah saja jika memang AHY memenuhi kriteria bagi koalisi perubahan. Tinggal deklarasikan, selesai. Tak perlu pakai timbangan segala," ungkap Jhon Sitorus dikutip Suara Liberte dari akun Twitter pribadi miliknya @Miduk17, Selasa (6/6).
Jhon Sitorus pun menilai bahwa hak itu mengartikan jikalau AHY bukanlah sosok yang diharapkan dua partai pendukung Anies Baswedan lainnya yakni Partai NasDem dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Bahkan, Jhon Sitorus pun menyebut bahwa AHY hanya cadangan. Ia pun mewanti-wanti agar Partai Demokrat bisa berhati-hati dalam bersikap.
"Ini artinya, AHY bukan sosok yang diharapkan oleh Nasdem dan PKS. AHY hanya sekadar ban serap. Demokrat harus hati-hati menyikapi ini," pungkasnya.
Sementara itu, pernyataan Sudirman Said itu sekaligus menanggapi 'ancaman' Ketua Bappilu DPP Demokrat Andi Arief yang bakal mengevaluasi dukungan ke Anies Baswedan jika tak kunjung mengumumkan bakal cawapres pada Juni.
Baca Juga: Bernasib Sama, Inara Rusli Dibandingkan dengan Larissa Chou dan Ririe Fairus: Yang Ini Agak Lain
Berita Terkait
-
AHY Disarankan Maju Pilkada, Tidak Langsung Pilpres 2024, Jhon Sitorus: 5 Tahun Tidak Terlalu Lama untuk Membuktikan Kinerja
-
Gerindra Digoda PAN untuk Majukan Erick Thohir Jadi Cawapres Prabowo, PKB: Belum Paham Kalau Itu
-
DKI Jakarta Bisa Menjadi Pilihan, AHY Diminta Lupakan Kursi Duet Anies Baswedan: Jangan Gengsi, Jokowi Saja Memulai dari Wali Kota
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Markas Pig Butchering Sukoharjo Digulung: 11 WNA Jadi Tersangka, Kuras Rp41,1 Miliar Milik Warga US
-
iPhone 18 Pro Dikabarkan Punya Dua Kapasitas Baterai Berbeda, Ini Detailnya
-
Alasan Keamanan, Dua Laga Timnas Indonesia Putri Dipastikan Tanpa Penonton
-
Mantan Artis F Jalankan Sindikat Love Scammer Internasional di Solo, Tipu Rp 41 Miliar
-
Saat Semua Orang Ingin Didengar, Pancasila Mengajarkan Kita untuk Mendengar
-
Cara Membedakan Sepatu Melissa Ori dan KW, Awas Tertipu Barang Palsu
-
Nova Arianto Waspadai Kebangkitan Timor Leste
-
Jangan ke Arab Dulu! Asosiasi: Ribuan Dapur MBG Lokal Disuspensi, Daerah 3T Belum Terurus
-
Menang 3-0 atas Myanmar, Nova Arianto Tetap Evaluasi Timnas Indonesia U-19
-
Menilik Esensi Less Waste di Era Digital, Perlu Kritis Sebelum Checkout?