Suara.com - Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB merespons nama Erick Thohir yang disodorkan Partai Amanat Nasional (PAN) untuk menjadi cawapres Prabowo Subianto. Ketua DPP PKB Daniel Johan menegaskan, penentuan capres dan cawapres ada di tangan Prabowo sebagai Ketua Umum Gerindra dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.
Gerindra sendiri saat ini masih bekerja sama politik dengan PKB. Keduanya membentuk Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya atau KKIR. Meski begitu, PKB belum pada posisi setuju atau tidak setuju terhadap nama Erick Thohir.
"Kita serahkan ke Cak Imin dan Pak Prabowo," kata Daniel kepada wartawan, Selasa (6/6/2023).
Daniel menanggapi juga ihwal pengakuan Gerindra yang turut mengamati Erick sebagai cawapres. Pernyataan Gerindra ini menjawab apakah Erick masuk radar Gerindra atau tidak. Ia hanya menegaskan kembali, penentuan akhir ada di tangan Prabowo dan Muhaimin.
"Masuk radar kan biar terus masuk pemberitaan tapi finalnya tetap ditentukan oleh duet Prabowo/Cak Imin," kata Daniel.
Lebih lanjut, Daniel belum mengetahui pasti apakah nama Erick sempat menjadi pembahasan antara Prabowo dan Muhaimin atau tidak.
"Belum paham kalau itu," kata Daniel.
Sebelumnya, Partai Gerindra mengaku ikut mengamati Erick Thohir sebagai kandidat cawapres untuk Prabowo Subianto.
Hal ini diungkapkan Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani usai melangsungkan pertemuan dengan jajaran Partai Amanat Nasional di kantor DPP PAM, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Ternyata Ini Penyebab PAN Kekeuh Dukung Erick Thohir Jadi Cawapres 2024
Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak mengaku turut membahas kans Erick untuk bersandind dengan Prabowo.
Muzani mengatakan Gerindra turut mengamati tokoh-tokoh yang memang memiliki kemampuan untuk berbakti kepada bangsa dan negara. Hal ini disampaikan Muzani menjawab pertanyaan apakah Erick masuk radar cawapres Gerindra atau tidak.
"Ya kami melihat orang-orang yang punya kemampuan memberi bakti ke bangsa dan negara, orang-orang terbaik," kata Muzani, Senin (5/6/2023).
Termasuk nama Erick Thohir yang kini disodorkan PAN untuk menjadi cawapres Prabowo, diakui Muzani, Gerindra mengamati.
"Dan tiap orang yang disdorkan parpol, kami hormati sebagai orang-orang yang memiliki niat untuk memberi bakti ke bangsa negara. Karena itu Erick Thohir sekalipun yang disodorkan PAN untuk jadi cawapres, kami juga ikuti dan amati Pak Erick Thohir," kata Muzani.
Erick jadi Menu Wajib
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Ekshumasi Sutrimo Dipimpin dr Hastry dan dr Yudianto, Jasad Diperiksa hingga Bagian Dalam
-
Eks Kaesang Felicia Tissue Buktikan Move On Total, Ini Kabar Terbarunya dengan Calon Suami
-
Cara Download Logo Hari Pramuka 2026, Lengkap dengan Link Resminya
-
Bybit Resmi Ekspansi ke Indonesia usai Akuisisi Nobi, Incar 20% Pangsa Pasar Transaksi Kripto
-
Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan 2026 Jam Berapa? Simak Waktu Pelaksanaannya di Sini!
-
Uji Coba Tabung CNG 3 Kg Direncanakan Mulai Pekan Depan
-
Kota Jogja Siapkan Rp40 Miliar Angkut Sampah ke PSEL, Bantul Pastikan Warga Sekitar Tak Direlokasi
-
Niat Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan: Lengkap dengan Bacaan Latin, Arti, dan Jadwalnya di Tahun 2026
-
Misteri Kunci Hilang Terjawab: Sebulan Diincar, Mobil Avanza di Bandar Lampung Raib Digasak
-
Stop 'Pencet Setuju' Tanpa Baca! Inovasi Layanan Jadi Kunci Agar Kuota Internet Gak Hangus