Kaesang Pangarep mengatakan bahwa akan menjadi "Depok Pertama". Ini merupakan pernyataan yang diungkapkannya dalam unggahan video di kanal YouTube Kaesang Pangarep by GK Hebat.
Sebelum video itu diunggah, baliho-baliho bergambar Kaesang terpasang di banyak lokasi di Kota Depok. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) adalah pihak yang membantu baliho itu terpajang.
Foto yang terpasang pada baliho-baliho di Kota Depok, menurut PSI, disuplai sendiri oleh Kaesang. Lebih lanjut, komunikasi partai yang dianggap dekat dengan anak-anak muda itu terus terjalin dengan putra bungsu Presiden Joko Widodo itu.
Namun harapan PSI sempat goyah manakala dikritik tajam oleh PDI Perjuangan, yang merupakan partai Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming, dan Bobby Nasution. Ketiganya merupakan keluarga dari Kaesang.
Ketua DPP PDIP Said Abdullah mengatakan bahwa PSI merupakan "partai kecil yang mengganggu".
"Kalau partainya kecil mengganggu sesama yang kecil dia tidak jadi berita. Kalau mengganggu partai besar supaya masuk parlemen, selalu akan ganggu. Bukan hanya itu, ganggu Kaesang, habis itu soal kemudian kontrak politik Ganjar," katanya, Selasa (13/6/2023), dikutip Liberte Suara.
Sementara itu, politikus PSI Ade Armando mengatakan bahwa Kaesang memang putra Presiden tetapi yang PDIP itu Jokowi dan Gibran.
"Kaesang belum masuk. Sebelumnya (Kaesang) sudah ditawarkan oleh Bu Puan, kalau enggak salah terakhir, belum bersedia masuk," ujar Ade.
Kaesang, kata politikus PSI, tentu akan memiliki keistimewaan ketika dapat masuk ke PDIP untuk maju dalam pemilihan di daerah.
Baca Juga: Kena Skakmat, Begini Reaksi Desta saat Habib Jafar Iseng Mau Telepon Natasha Rizki
"Dari PDIP, bahwa kalau ada seorang anggota keluarga PDIP mengajukan diri sebagai calon pimpinan daerah itu harus didukung dengan PDIP," pungkas Ade.
Sampai saat ini, Kaesang belum menegaskan posisinya. Ia belum menjadi kader PDIP atau pun menerima pinangan dari PSI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
UMKM Berbasis Ekonomi Sirkular Makin Dilirik, Limbah Disulap Jadi Sumber Cuan
-
IHSG Masih Loyo di Awal Perdagangan Selasa, Pantau Saham Bank
-
Premi Asuransi Kesehatan Terancam Naik? Ini Penjelasan Resmi OJK
-
Dari Takut ke Terbiasa: Perjalananku Mengenal TransJakarta
-
4 Shade Cushion Viva dan Cara Memilihnya agar Sesuai Undertone Kulit
-
Pecah Telur! Toy Story 5 Jadi Film Terlaris 2026 usai Raup Rp18,3 Triliun
-
Usut Temuan Uang di Rumah Plt Gubernur Riau, KPK Dalami Kaitan dengan Kasus Abdul Wahid
-
Cara Menggunakan My FanCam di Galaxy Fold8, Nonton Konser Bisa Puas Pantau Aksi Bias
-
Mitchell Baker Cetak Sejarah usai Hattrick di Debut Piala AFF 2026, Ikuti Jejak Legenda Garuda
-
Pekerja Commute: Dari "Pepes" ke Pelaku Net Zero Emission yang Sukses