Penyiar Radio Terkemuka, Daniel Tanamal menyoroti semakin goyangnya nasib pencapresan sosok dari Anies Baswedan di Pilpres 2024.
Dirinya mengatakan mantan menteri pendidikan tersebut sepertinya tak akan menjadi calon presiden seperti yang diharapkan saat awal pembentukan dari Koalisi Perubahan.
Pasalnya, sejumlah mitra dari koalisi tersebut mulai terlihat gundah. Hal ini merujuk pada sejumlah manuver yang dilakukan oleh partai-partai dalam koalisi tersebut.
NasDem yang mendekati Partai Gerindra hingga Demokrat yang mulai terlihat mesra dengan PDI Perjuangan (PDIP). Daniel mengungkit bahwa hal ini adalah sekoci alias kapal penyelamat yang sedang dipersiapkan dua partai tersebut.
"Ujungnya kita udah sama-sama tahu bersama, saat semua tidak berjalan sesuai skenario, narasi pemerintah menjegal Anies nyapres akan dihembuskan. Padahal Koalisi Perubahan-lah yang bermasalah" ucapnya dalam sebuah video yang dikutip dari YouthTV Indonesia, Senin (19/6/2023).
Di sini, Presiden Joko Widodo alias Jokowi akan menjadi kambing hitam atas hal tersebut. Menurutnya Koalisi Perubahan akan melakukan hal itu guna menjaga citranya dalam mata publik.
"Biar citranya enggak jatuh di mata publik, mereka akan kemungkinan kompak menyalahkan Jokowi," jelas penggiat media sosial ini.
Berita Terkait
-
Gaduhkan Negara saat Gabung Pemerintah, Begini Sejarah Hubungan Prabowo dan Jokowi
-
Koalisi Perubahan Terancam Ambruk, Pengamat Soroti Lembaga Hukum: Digunakan Menghajar Lawan Politik, tapi Mengamankan Kawan Politik
-
Analis Politik Ungkap Peran Instrumen Hukum untuk Lemahkan Anies Baswedan Jadi Capres
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Trauma Masa Lalu, Fariz RM Pilih Hidup Tanpa Ponsel Usai Bebas Penjara
-
Jatim Resmi Buka Mudik Gratis Lebaran 2026, 7.000 Kuota Bus dan Kapal Laut Disiapkan ke 20 Daerah
-
Drama Kejar-kejaran Begal di Pasuruan, Wanita Bercelurit Tertangkap Usai Dikepung Polisi
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Padang Pariaman Gelar Pacu Kudo Usai Lebaran Idul Fitri 2026, Ini Lokasinya
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Sering Impulsif Saat Ramadan? Psikolog Sarankan Jeda Sebelum Bereaksi
-
180 Derajat dengan Tasya Farasya, Sikap Tasyi Athasyia Jadi Target 'Halo Kakak Spill Skincare'