"Tadi pertemuannya itu kurang lebih satu jam lebih, nggak terasa tadi kalau nggak ingat waktu saya tadinya mau terus ngobrol, ternyata banyak sekali yang bisa diomongin, seperti kakak adik. Tadi Mas AHY bilang 'Mbak boleh ya saya menganggap Mbak seperti kakaknya?' 'Ya iya dong'," tutur Puan Maharani.
"Jadi, tadi kita ngobrol-ngobrol sekalian bersantap bubur, buburnya enak sekali," imbuh putri Megawati Soekarnoputri itu.
Selain itu, AHY menyampaikan, dirinya bersama Puan sempat berbagi cerita dan pengalaman. Pembicaraan itu dilakukan sambil menikmati sarapan bubur di Ruang Nusantara, Pelataran Senayan.
"Tadi kita berdua tadi sambil menikmati bubur di Ruang Nusantara Pelataran ini, banyak berbagi cerita dan juga pengalaman, termasuk gagasan. Bagaimanapun PDIP dan Partai Demokrat ini merupakan dua partai yang punya pengalaman sebagai the ruling party, tapi juga sebagai partai oposisi," ungkap AHY usai melakukan pertemuan.
AHY tak memungkiri, komunikasi antara Partai Demokrat dengan PDIP. Namun, ia menekankan kedua partai politik ini menjalin hubungan baik.
"Mungkin tidak banyak yang punya pengalaman seperti itu, paripurna, namun demikian kita juga tahu dalam kurun waktu dua dekade terakhir ini paling tidak dari 2004 hingga tahun ini seringkali dianggap komunikasi dan hubungan antara kedua partai belum bisa berjalan, dengan sebaik yang diharapkan," tegas AHY.
AYH menyebut, dirinya tak membahas masa lalu dengan Puan. Karena itu, pertemuan ini merupakan oase politik antara oposisi dengan pemerintah.
Berita Terkait
-
Bukan Ngomongin AHY Cawapres Ganjar, PDIP dan Demokrat Lebih Dulu Benerin Hubungan yang Retak
-
Sinyal-sinyal yang Dipancarkan Puan-AHY Langsung Ditangkap Pengamat: Bukan Basa-Basi Politik, Ini Lebih Serius
-
Soal Pertemuan AHY dengan Puan Maharani, Yusuf Dumdum: Ada yang Pusing Bangun Narasi Penjegalan
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Demo Samarinda 21 April Soroti Isu KKN, Polisi Kerahkan 1.700 Personel Gabungan
-
Justin Bieber Kantongi Rp171,4 Miliar di Coachella 2026, Bagaimana dengan BIGBANG?
-
Polemik Mobil Dinas Wali Kota Samarinda: Cacat Kontrak, Pemkot Audit Internal
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Jazz Goes To Campus 2026 Hadir di TIM, Gandeng Erwin Gutawa hingga Tohpati
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
Misi Tiga Poin di Markas City: Mikel Arteta Tolak Strategi 'Parkir Bus'!
-
Netizen Shock Harga Bensin Mendadak Naik, Dulu Rp1,4 Juta Kini Rp2,3 Juta
-
Minta Warga Panipahan yang Aksi Serahkan Diri, Polda Riau Akhirnya Klarifikasi
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat