"Belum menemukan kata sepakat soal pinjaman uang," tandasnya.
Sementara itu, Ketua DPP Partai NasDem Taufik Basari mengatakan waktu keberangkatan yang tinggal menghitung hari membuat Anies berfokus soal persiapan ibadah.
"Kan berangkatnya Mas Anies tidak terlalu lama lagi, hitungan beberapa hari. Artinya bisa iya bisa tidak (diumumkan cawapres) tapi kemungkinannya kecil sebelum berangkat haji akan diumumkan ya," ujar pria karib disapa Tobas kepada awak media, seperti dikutip Selasa (20/6/2023).
Tobas mengatakan Anies Baswedan masih memiliki waktu yang cukup lama untuk mengumumkan siapa sosok yang bakal mendampinginya di Pilpres 2024.
"Jadi tidak perlu didorong, dipaksakan harus sebelum berangkat haji dan dikaitkan bahwa nama tersebut disebut untuk kemudian didoakan di tanah suci," jelas Tobas.
Tobas meminta masyarakat dapat memisahkan momentum haji dengan politik. Sebab, kewenangan memilih cawapres sudah dimandatkan langsung kepada Anies oleh KPP.
"Kita pisahkan antara ibadah dan politik, kita sudah menyerahkan sepenuhnya kewenangan untuk menentukan dan mengumumkan cawapres kepada Mas Anies, tinggal kita nanti tunggu ya,"
Adapun diketahui bahwa ada tiga partai yang tergabung dalam koalisi pengusung Anies Baswedan menuju Pilpres 2024, yakni Partai NasDem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Baca Juga: TOK! Natalia Rusli Divonis 8 Bulan Bui Kasus Penipuan Korban KSP Indosurya
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
-
Merawat Budaya Lewat Kopi, Cublak Suweng Hadir dengan Cerita dan Filosofi Nusantara
-
Gagal Tembus Patung Kuda, Massa Aliansi Rakyat Tertahan Barikade Polisi
-
Ditengah Kelangkaan, Harga Pertalite dan Biosolar Dipastikan Tak Naik hingga Akhir 2026
-
TPPO Kerap Berawal dari Penempatan Pekerja Migran Ilegal
-
Krisis Identitas Gen Z: Saat Algoritma dan Media Sosial Membentuk Jati Diri
-
The Killing Vote: Potret Kegagalan Hukum yang Melahirkan Vigilantisme
-
BGN Pamer Laporan Keuangan era Dadan Hindayana Raih Opini WTP BPK
-
Rupiah Jadi Mata Uang Terkuat di Asia, Dolar AS Turun ke Rp17.919
-
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah Sebagai Tersangka, Bersamaan dengan Pelimpahan Barang Bukti