Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Umar Hasibuan, mengomentari pernyataan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani soal Prabowo Subianto.
Muzani menyebut pidato Prabowo pada forum International Institute for Strategic Studies (IISS) Shangri-La Dialogue 2023 di Singapura mendapat beragam reaksi dari negara-negara di dunia.
Hal tersebut diungkap Muzani saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD Partai Gerindra Sumatera Selatan, Rabu (14/6/2023), yang diikuti oleh ribuan kader beserta kelompok relawan, sayap partai, dan para calon legislatif (caleg).
Menurutnya, pidato politik Prabowo di forum internasional tersebut telah cukup menunjukkan kapasitas Prabowo untuk menjadi presiden. Seandainya Prabowo terpilih, Indonesia bisa menjadi macan Asia untuk dunia.
“Kira-kira, pantas tidak apabila Prabowo jadi presiden? Jika Allah menghendaki beliau memimpin Indonesia, insya Allah Indonesia akan menjadi macan Asia. Tidak hanya di ASEAN, Asia, tapi bahkan dunia,” ujar Muzani.
Menanggapi hal tersebut, Umar menyindir Prabowo yang diharapkan bisa membawa Indonesia menjadi macan Asia namun tidak bisa menentukan calon wakil presiden untuk dirinya sendiri.
“Gimana mau jadi macan Asia? Milih Cawapres saja nunggu perintah pak Jokowi bukan?” ujar Umar, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @Umar_Hasibuan__ pada Kamis (22/6/2023).
Sementara itu, sebelumnya Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani juga sempat mengatakan bahwa Prabowo akan berdiskusi dengan Presiden Jokowi terkait nama calon wakil presiden untuk mendampinginya di Pilpres 2024.
Itu karena, sosok calon wakil presiden ini juga yang akan ikut meneruskan legacy Presiden Jokowi sehingga penentuannya perlu didiskusikan dengan presiden.
Baca Juga: Pantau Pelaksanaan Haji 1444 H, Muhaimin Iskandar Pimpin Timwas Haji Tahap II DPR RI
“Ya saya kira Pak Prabowo akan melakukan diskusi dengan semua tokoh. Lagi dengan seorang presiden, penting karena ini adalah orang yang legacy-nya akan diteruskan,” kata Muzani kepada wartawan di Kantor DPP PAN, Senin (5/6/2023).
Berita Terkait
-
Loyalis Jokowi Balas Ancaman Ketua BEM UI Akan Turunkan Presiden: Logikanya Cacat Parah
-
Jangan Salah Memilih Pemimpin, Loyalis Anies Amini Ucapan Jokowi: Harusnya Kita Sudah Melompat Jauh...
-
Dibidik Rezim Jokowi Hingga Pergi Ibadah Haji, Muncul Ramalan Anies Baswedan Akan Menjadi Pemimpin Besar Indonesia
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan