Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono akan melibatkan Inspektorat dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan atau BPKP dalam audit Jakarta International Stadium (JIS).
Audit JIS berkaitan dengan pengajuan usulan pembentukan Pansus JIS oleh Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) di DPRD DKI Jakarta serta permintaan FIFA agar JIS direnovasi yang disampaikan oleh Ketua PSSI Erick Thohir.
"Nanti audit Inspektorat, sama kami minta juga BPKP," kata Heru di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa, dikutip dari Suara Metro.
Menanggapi hal tersebut, Pegiat media sosial Jhon Sitorus menilai audit JIS sebelum renovasi bertujuan agar tidak menimbulkan fitnah.
“Sebelum direnovasi, JIS sebaiknya DIAUDIT saja agar tidak menimbulkan FITNAH,” ujar Jhon, dikutip Suara Liberte dari akun Twitter @Miduk17 pada Rabu (26/7/2023).
Ia menilai pentingnya keterlibatan Inspektorat dan BPKP dalam audit JIS agar dana triliunan yang digunakan untuk membangun JIS tidak jatuh ke tangan orang yang tidak semestinya.
“Heru akan melibatkan Inspektorat dan BPKP untuk audit pembangunan JIS. Jangan sampai uang 5 TRILIUN HABIS ternyata KELEBIHAN BAYAR dan masuk dompet kroni-kroni Abas. Dukung pak Heru,” ujar Jhon.
Sementara itu, Fraksi PKS di DPRD mempersilahkan Heru Budi untuk melibatkan Inspektorat dan BPKP dalam audit JIS. Fraksi yang mengusung Anies Baswedan saat Pilkada DKI Jakarta 2017 ini mengatakan sebelumnya JIS pernah diaudit oleh Inspektorat dan BPKP.
“Yang saya ketahui untuk JIS, BPK sudah melakukan audit, BPKP setiap triwulan melakukan monitoring dan Inspektorat sudah melakukan review,” ujar anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta M Taufik Zoelkifli pada Rabu (26/7/2023), dikutip dari detik.com.
Baca Juga: Aurel Hermansyah Sentil soal Perselingkuhan, Netizen Resah: Nanti Raul Lemos Tersinggung
Oleh karena itu, Taufik mempersilahkan Heru Budi untuk melibatkan Inspektorat dan BPKP dalam audit JIS karena owner dari JakPro adalah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Krisis Identitas Gen Z: Saat Algoritma dan Media Sosial Membentuk Jati Diri
-
The Killing Vote: Potret Kegagalan Hukum yang Melahirkan Vigilantisme
-
BGN Pamer Laporan Keuangan era Dadan Hindayana Raih Opini WTP BPK
-
Rupiah Jadi Mata Uang Terkuat di Asia, Dolar AS Turun ke Rp17.919
-
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah Sebagai Tersangka, Bersamaan dengan Pelimpahan Barang Bukti
-
Bhayangkara FC Lepas 12 Pemain, Termasuk Bintang Berlabel Timnas Indonesia
-
Genggaman yang Terlepas di Pulau Rimau: Detik-Detik Tragis Penombak Ikan Ditelan Ombak
-
Liga Aspal Ramai di Jakarta, Pramono Janji Bangunkan Sarana Olahraga
-
Calon Manajer Koperasi Merah Putih Didominasi Perempuan, Capai 60 Persen!
-
Jaringan Tembus 1,13 Juta Agen, BRI Perkuat Penetrasi Pasar Lewat Sektor Ritel