Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan Partai Golkar Sabil Rachman menegaskan tidak ada nama Bahlil Lahadalia dalam keanggotaan partai berlambang pohon beringin karena daftar keanggotaan kader Golkar dapat dilihat melalui aplikasi anggotapg.com yang terintegrasi dengan SILON KPU.
Menurut Sabil, berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan nama Bahlil Lahadalia sebagai kader atau anggota Partai Golkar. Aplikasi anggotapg.com merupakan program inovasi dan kaderisasi keanggotaan Partai Golkar.
Ia mengatakan, program ini telah dilaksanakan sejak 1 Agustus 2021. Aplikasi ini merupakan bagian dari upaya Partai Golkar untuk menghadapi era digitalisasi.
Menurut fungsionaris Golkar asal Sulawesi Selatan ini, program ini juga memperbaharui KTA Partai Golkar dengan nomor keanggotaan (NPAPG) berbasis NIK sesuai KTP elektronik. Hal ini dilakukan untuk mencegah duplikasi antara DPP Partai Golkar dengan partai lain.
“Selain itu juga mendata ulang database keanggotaan Partai Golkar, membentuk aplikasi anggotapg.com yang terintegrasi dengan SILON KPU,” tutur Sabil dalam keterangan, dikutip Liberte Suara, Kamis (27/7/2023).
Berdasarkan pendataan anggota Partai Golkar dari aplikasi anggotapg.com ini, tercatat jumlah pengurus partai mencapai 1.635.081 orang di seluruh tingkatan. Sementara, data base keanggotaan tercatat sebanyak 711 ribu orang.
Sabil menuturkan, dari data yang tercatat anggotapg.com, nama Bahlil Lahadalia tidak terdapat dalam kedua kelompok tersebut. Ia mengaku, data per 25 Juli 2023, pukul 17.30 WIB menunjukkan Partai Golkar berhasil merekrut 3.409.105 anggota baru yang telah terdata di SILON KPU.
“Namun, dari data ini tetap tidak ada informasi mengenai keanggotaan atau kaderisasi Bahlil Lahadalia dalam Partai Golkar,” kata Sabil.
Sabil menegaskan, Bahlil Lahadalia sempat menyatakan bahwa dirinya sendiri bukan kader Golkar dalam sebuah momen beberapa tahun lalu.
Baca Juga: Dewi Perssik Sindir Saipul Jamil Sok Suci Usai Dirinya Dituding Test Drive Sebelum Menikah
Status ini juga selaras dengan pernyataan Bahlil sendiri yang mengaku dirinya bukan lagi anggota atau kader Partai Golkar. Pernyataan ini disampaikan Bahlil kepada wartawan di Istana Negara pada 23 Oktober 2019 pukul 14.45 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
AS Bunuh Ali Khamenei, Menteri Olahraga Iran: Kami Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Angkasa Pura: Penerbangan Umrah Dihentikan Imbas Perang di Timur Tengah
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
Terkini
-
Inilah Cara Aura Research Bantu Brand Pahami Opini Publik di Medsos
-
Tambang Ilegal Rusak Lingkungan dan Picu Banjir, Wakapolda Sumbar: Tak Cukup dengan Penegakan Hukum!
-
7 Rekomendasi Sunscreen untuk Kulit Kusam, Pilihan Terbaik dengan Efek Mencerahkan
-
5 Rekomendasi Parfum Aroma Musky untuk Tampil Elegan dan Hangat Saat Lebaran
-
5 Rekomendasi Sabun Muka Terbaik di Alfamart untuk Semua Jenis Kulit
-
Bertambah 1,6 Juta Orang dalam 6 Bulan, Jumlah Penduduk Indonesia Kini 288,3 Juta Jiwa
-
4 Rekomendasi HP Gaming RAM 8 GB Paling Murah, Push Rank Lancar Dompet Aman
-
Lapar Mata saat Berbuka: Kenapa Makanan Terlihat Lebih Menggoda saat Puasa?
-
Trafik Tol Jogja-Solo Diprediksi Naik 8 Persen Saat Mudik, Parameter Pengalihan Arus Disiapkan
-
'Maafkan Saya Opu' Taufan Pawe Ingatkan Syarat Berat Pembentukan Provinsi Luwu Raya