Pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie mengatakan oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat Komando Daerah Militer (Kodam) Bukit Barisan harus dibina oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) dan Panglima Daerah Militer Bukit Barisan.
"Pembinaan termasuk kasus ini kan harus dibina nih, anak-anak nakal atau oknum-oknum nakal Kodam Bukit Barisan ini, itu penuhnya tanggung jawab Kasad dan Pangdam setempat. Jadi jangan digeser jadi masalahnya Panglima TNI," kata Connie dalam pernyataannya, dikutip Liberte Suara, Rabu (9/8/2023).
Connie mengingatkan Panglima TNI bukan bertugas mengurus masalah kedisiplinan anggota TNI AD seperti itu. Urusan itu lebih tepat diambil alih oleh Kasad.
"Kita harus paham betul ini bukan tugas beliau (Panglima TNI) tapi tugasnya Kasad Pak Dudung," ujarnya.
Connie juga menyoroti jumlah anggota TNI AD yang datang ke Polrestabes Medan yang diduga berjumlah 40 orang. Menurutnya, tindakan itu tidak ada yang kebetulan.
"Penjelasan seolah-olah hanya kebetulan datang ini enggak ada kebetulan lah. Kita mesti lihat yang salah adalah salah, gitu kan," tutur dia.
Terlepas dari inti permasalahannya, Connie mengingatkan bahwa TNI AD berhak mengajukan komplain tetapi tidak dengan cara mendatangi kantor polisi beramai-ramai.
Ia juga meminta pihak TNI AD menerima kenyataan bahwa tindakan oknum TNI AD Kodam Bukit Barisan sudah diketahui oleh masyarakat lantaran video sudah viral beredar.
"Kita harus lihatlah, videonya sudah beredar kok di masyarakat, kalaupun tidak menggerebek kalau ada 40 orang mau ngapain ya kan. Enggak mungkin tiba-tiba 'yuk-yuk kita ke sana' gitu kan," ungkap Connie.
Baca Juga: Meski Ragu-ragu, Oklin Fia Ingin Perbaiki Cara Berpakaian Hingga Kelakuannya Jika Hal Ini Terjadi...
Berita Terkait
-
Akhirnya Bersuara Soal Puluhan Prajurit Kodam Bukit Barisan Geruduk Polrestabes Medan, Panglima TNI: Kurang Etis!
-
Viral di Medsos, Panglima TNI Perintahkan Puspom Periksa Puluhan Prajurit yang 'Geruduk' Polrestabes Medan
-
Pengakuan Pengamat Militer Dibuat Kagum Kapal Besar di Al Zaytun: Akan Segede Punya Nabi Nuh
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Modal 40 Jutaan Bisa Bawa Pulang Mobil Irit! Cek Harga Karimun Bekas Terbaru 2026
-
Dukung Perjalanan Finansial PMI, Bisnis Remitansi BRI Tumbuh 27,7% YoY Jelang Lebaran 2026
-
5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
-
Disorot Prabowo, Pemprov Kaltim Jelaskan soal Mobil Dinas Gubernur
-
11 Kontroversi Irawati Puteri Penerima LPDP, Diduga Kerja Tanpa Lisensi
-
5 Rekomendasi Tablet dengan SIM Card Murah 2026, Cek di Sini!
-
Viral Video Pawai Takbiran Azab Korupsi MBG di Lombok, Ada Siksa Kubur
-
BRI Perkuat Layanan Pekerja Migran, Remittance Tumbuh 27,7%
-
Puasa Syawal 2026 Sampai Tanggal Berapa? Simak Jadwal Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Rest Area Tol Penuh saat Arus Balik Lebaran 2026, Istirahat dan Buang Air Harus ke Mana?