Suara.com - "Love Hotel" adalah judul film dokumenter yang mengungkap 'kehidupan' di Angelo Love Hotel. Di hotel ini para manajer eponymous, staf dan tamu menghabiskan waktu di kamar hotel yang disewakan dalam hitungan jam atau maksimal satu malam ini.
Dan ternyata bisnis hotel cinta cukup menguntungkan di Jepang, dengan omzet mencapai 25 miliar poundsterling atau sekitar Rp500 triliun per tahun. Dengan sejarah panjang sejak berabad-abad ketika bentuk asli dari hotel cinta dikembangkan pada periode Edo, itu berkembang pesat pada tahun 1970-an ketika industri memuncak.
Kemudian, hotel cinta berkembang menjadi tempat untuk ekspresi seksual, dengan berbagai 'konsep' kamar yang ditawarkan mulai dari kapal ruang untuk ruang bawah tanah.
Dan berikut perbincangan telegraph.co.uk dengan Phil Cox, salah satu sutradara film "Love Hotel" untuk mengungkap mengapa hotel cinta begitu populer di Jepang.
Siapa yang menggunakan hotel cinta?
Semua orang, kaya dan miskin, tua dan muda, pasangan menikah bisa menginap di hotel ini. Dan sebuah fenomena mengejutkan ditemukan baru-baru ini, di mana semakin banyak pensiunan yang tinggal di sana.
Ada 37,000 hotel cinta di Jepang dan jumlah orang yang tinggal di sana setiap hari cukup mengejutkan, sekitar 2,5 juta per hari! Tempat-tempat itu tanpa nama dan sangat menjaga privaci. Belum ada yang pernah benar-benar difilmkan sebelumnya.
Ini bukan rumah bordil, tapi tempat di mana orang dapat bermain dan mewujudkan fantasi mereka. Jadi hotel cinta tak hanya tempat untuk melakukan hubungan seks, tetapi juga untuk berdandan, karaoke, atau menggelar pesta. Bahkan ada beberapa orang yang menyewa tempat ini untuk menyendiri sambil membaca buku.
Yang menarik bagi saya adalah bahwa, dalam satu ruang, satu gedung, kita berpotensi menemukan cerita yang sangat intim baik dari orang kaya ataupun miskin, tua atau muda, yang semuanya bergerak secara paralel. Dengan hanya mengunjungi satu hotel cinta, saya seperti menemukan jendela besar yang membuat saya melihat selebar-lebarnya kehidupan masyarakat Jepang masa kini.
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Hobi, Fanatisme Anime Kini Jadi Sektor Bisnis Kreatif Indonesia!
-
Belanja Sambil Jajan Kuliner Jepang? Pengalaman Ini Kini Bisa Dinikmati di Jakarta Utara
-
Sinopsis Magical Secret Tour, Film Jepang Terbaru Kasumi Arimura
-
Sinopsis Emily to Maria, Drama Komedi Jepang Dibintangi Marika Matsumoto
-
Gadis Minimarket: Perjuangan Menjadi Diri Sendiri di Tengah Tuntutan Dunia
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
5 Moisturizer Tasya Farasya Approved, Ampuh Atasi Penuaan dan Hidrasi Kulit Wajah
-
Sampah Organik Masih Menumpuk di Bali, Warga Benoa Diajak Ubah Limbah Jadi Ekoenzim
-
4 Parfum Aroma Floral dan Fruity di OH!SOME, Wangi Segar dan Feminin untuk Sehari-hari
-
5 Powder Foundation yang Bisa Menyamarkan Flek Hitam, High Coverage dan Tahan Lama
-
4 Rekomendasi Kulkas 2 Pintu Harga 2 Jutaan: Penyimpanan Lega dan Hemat Listrik
-
Dino Patti Djalal Sekarang Menjabat Apa? Kritik Kunker Prabowo ke Luar Negeri
-
5 Skin Tint untuk Dipakai Kondangan, Bikin Makeup Flawless Tahan Lama!
-
5 Lip Cream dengan Review Positif di Shopee, Ada yang Tetap On Point Usai Makan Bakso!
-
4 Skin Tint Lokal yang Bagus untuk Daily Makeup, Hasil Natural dan Anti Berat
-
Riwayat Pendidikan Dino Patti Djalal yang Kritik Kunker Prabowo ke Luar Negeri