Pernikahan adalah salah satu momen penting dalam hidup. Meski demikian akan selalu ada masalah yang akan muncul dalam setiap pernikahan. Mulai masalah kecil seperti tentang kebersihan hingga masalah besar seperti hubungan dengan keluarga akan muncul dalam sebuah perkawinan.
Namun, sebenarnya cara untuk memiliki pernikahan yang bahagia sangat sederhana. Anda dan pasangan cukup menjaga sikap untuk tidak mengucapkan kata-kata buruk dan kasar yang dapat menodai kesucian pernikahan. Anda juga perlu memahami masalah pernikahan yang biasa dihadapi sebuah pasangan yang menikah dan tahu cara yang tepat untuk menangani masalah itu. Anda juga perlu melakukan banyak penyesuaian dan kompromi dengan si dia dan keluarganya.
Berikut ini adalah beberapa masalah pernikahan yang banyak dihadapi oleh pasangan yang menikah. Ketika Anda menjadikan pernikahan sebagai prioritas, tidak akan ada masalah besar lagi.
1. Mertua dan keluarga pasangan
Ini memang masalah pernikahan yang sangat umum. Anda mungkin tiba-tiba saja harus mengubah gaya hidup, guna menyesuaikan dengan orang-orang yang sebelumnya tidak Anda ketahui. Ini tentu akan menjadi tugas yang sulit. Anda perlu memahami mereka agar bisa menemukan cara yang tepat untuk menangani keluarga pasangan Anda, agar kedua belah pihak bahagia.
2. Perencanaan keluarga
Meski mungkin sudah dibahas sebelum menikah, masalah akan tetap muncul. Karena bagaimanapun dua kepala tak mungkin dipaksa memiliki pikiran yang persis sama. Faktor sosial dan biologis akan membuat perempuan lebih banyak mengambil keputusan, sementara lelaki harus menyiapkan keuangan dan emosional.
3. Situasi keuangan
Ada banyak kasus di mana situasi keuangan rumah tangga merusak hubungan pernikahan. Solusi yang baik untuk masalah ini adalah pasangan harus transparan dengan komitmen keuangan mereka.
4. Pola asuh
Jika Anda perhatikan, gaya pengasuhan Anda akan mirip dengan cara Anda telah dibesarkan. Untuk ini, ada pasti akan ada perbedaan pendapat antara pasangan. Anak-anak yakin untuk mengambil keuntungan dari ini dan hanya bermain dengan satu orangtua yang tidak menentang mereka.
5. Masalah di tempat tidur
Keretakan masalah pernikahan juga bisa berasal dari urusan di atas kamar tidur. Kurangnya keintiman fisik bisa memicu masalah lain. Jadi jangan abaikan masalah yang satu ini, dan bicaralah secara terbuka jika memang merasa ada masalah. Satu hal yang penting adalah kedua belah pihak berusaha untuk menjaga komitmen.
6. Membandingkan
Ketika masa bulan madu berakhir, Anda mungkin akan mulai merasakan kekesalan dengan banyak sifat pasangan Anda. Ini adalah waktu ketika Anda akan mulai membandingkan pasangan Anda dengan teman Anda yang lebih baik atau bahkan dengan mantan Anda sendiri. Jika tak ingin masalah menjadi besar, segera akhiri sikap ini.
7. Monoton
Ketika salah satu pihak yang sama melakukan semua pekerjaan rumah tangga dan mengurus anak-anak, hal ini juga dapat menyebabkan masalah. Pasangan harus mampu membagi beban dan pekerjaan secara seimbang. Anda harus dapat membuat dan merasa pasangan Anda peduli dan terlibat dalam urusan rumah tangga, begitu juga sebaliknya. (boldsky.com)
Tag
Berita Terkait
-
Franciscus Sibarani: Aspirasi PerCa Jadi Bahan Revisi UU Kewarganegaraan
-
Beda Syarat Usia Menikah Zaman Dulu dan Setelah Ganti UU, Biar Tidak Terjebak Child Grooming
-
Angka Perkawinan Anak Turun Jadi 5,9 Persen, KemenPPPA Waspadai Perubahan ke Nikah Siri
-
Di DPR, Menteri Agama Ungkap Angka Perceraian di Indonesia Turun
-
Breaking the Chain: Seni, Riset, dan Upaya Memutus Rantai Pernikahan Anak
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
3 Shio Diprediksi Paling Hoki pada 2-8 Februari 2026, Siapa Saja?
-
5 Arti Mimpi Dikejar Hantu, Apakah Sebuah Pertanda Buruk?
-
6 Deterjen Antibakteri agar Baju Tak Bau Apek di Musim Hujan, Mulai Rp14 Ribuan
-
7 Sepatu Lari Lokal Anti Air Senyaman On Cloud Ori, Harga Mulai Rp400 Ribuan
-
Apa Itu Saham Blue Chip? Kenali untuk Investasi Jangka Panjang
-
Cek Jadwal Libur Awal Ramadhan 2026 Anak Sekolah SD-SMA di Berbagai Provinsi!
-
7 Produk Wardah Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas, Kulit Jadi Cerah dan Muda Lagi
-
Bacaan Niat Puasa Nisfu Syaban Sekaligus Ayyamul Bidh, Ini Hukum Menggabungkannya
-
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
-
4 Moisturizer Lokal yang Mengandung Kolagen untuk Mengencangkan Kulit Kendur Usia 50-an