Suara.com - Bergabung dalam situs kencan online membuat beberapa orang kadang merasa bingung tentang apa yang harus ia lakukan. Apalagi, saat orang yang diincar sudah ada di depan mata. Lantas, apa yang harus dilakukan?
Satu hal yang harus Anda ingat, dalam kencan online, pesan pertama yang dikirim sangat menentukan kelangsungan 'hubungan' Anda. Apakah akan lanjut atau gagal di tengah jalan.
Jika ingin hubungan langgeng, berikut adalah hal yang harus Anda perhatikan ketika sedang ada dalam kencan secara daring.
1. Humor sangat membantu
Kebanyakan "daters" online mencari seseorang yang dapat membuat mereka bahagia atau setidaknya bisa membuatnya tertawa. Namun jangan terlalu memaksakan. Coba mulailah dari kesamaan yang kalian miliki berdua, mungkin sesuatu dalam dirinya, sebuah film atau lagu?
2. Semua orang suka pujian
Buktikan Anda sudah benar-benar memperhatikannya. Baca profilnya, ketahui selera musiknya, restoran kesukaan, atau negara yang pernah ia kunjungi. Pujian hangat dapat bekerja dengan baik dalam pesan pertama, tapi jika pujian itu terlalu 'dangkal', ini dapat memiliki efek sebaliknya, atau terlihat aneh. Jadi berikan pujian sesuai fakta.
3. Berbagi tentang hal yang disukai
Menemukan beberapa kesamaan dapat membuka pintu untuk percakapan besar. Lihat musik apa yang ia sukai, makanan favorit, pekerjaannya dan mencoba mulai percakapan berdasarkan hal tersebut.
4. Pertanyaan
Pastikan ini merupakan salah satu pertanyaan yang terbuka, atau percakapan Anda bisa berakhir secepatnya. Yang penting jangan buru-buru menanyakan kapan Anda bisa bertemu bertatap muka dengannya, dalam pesan pertama Anda. Lebih baik tanyakan tentang hal-hal yang ringan, seperti apa makanan kesukaannya, hobi, dan pekerjaannya.
5. Grogi? Buat ini sederhana
Rebut perhatian dia dengan kata sederhana seperti 'hey'. Ini cukup bekerja. Pesan awal Anda harus lurus dan to the point tapi pastikan Anda mengikuti dengan sesuatu yang lebih kreatif, mungkin pertanyaan terbuka, atau lurus ke depan, seperti bagaimana kabarmu? (timesofindia.com)
Tag
Berita Terkait
-
Kesepian di Era Digital: Apakah Adanya Pacar AI Jadi Solusi atau Justru Bencana?
-
Ditangkap Polisi, Ini Tampang 4 Pelaku Pemerasan Modus Kencan Online di Jakarta Utara
-
Sindikat Penipuan Kencan Online Digaji Bos dari China: Leader Rp7 Juta, Operator Rp5 Juta
-
Jomblo Makin Banyak, Bisnis Kencan Online Bisa Raup Keuntungan Rp 184 Triliun
-
Rentan Harapan Palsu, Mengapa Praktik Ghosting Marak di Aplikasi Kencan?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
Terkini
-
5 Lulur di Indomaret untuk Mencerahkan Badan, Ampuh Angkat Sel Kulit Mati
-
Siapa yang Pertama Lapor? Begini Awal Mula Terbongkarnya Skandal Jeffrey Epstein
-
5 Bantal Empuk Ala Hotel Versi Low Budget, Bikin Tidur Nyenyak Berkualitas
-
Cara Jeffrey Epstein Masuk ke Lingkaran Kaum Elit Dunia, Berawal dari Guru Matematika
-
Apakah Sepatu Running Bisa untuk Gym? Cek 5 Rekomendasi Sepatu Ngegym Low Budget yang Nyaman
-
Bukan Cuma Jokowi dan Sri Mulyani! Ini Daftar Nama Tokoh RI yang Disebut di Epstein Files
-
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
-
Pulau Pribadi Jeffrey Epstein Ada di Mana? Diduga Jadi 'Saksi Bisu' Skandal Elite Dunia
-
Apa Itu Garpit? 'Rokok Kuli' yang Viral Lagi Karena Nicholas Saputra hingga Ariel Tatum
-
Apa Pekerjaan Jeffrey Epstein? Punya Harta Rp9 Triliun hingga 2 Pulau Pribadi