Suara.com - Pantai Pulau Datok merupakan salah satu pantai yang belum terlalu terkenal di Indonesia. Kawasan pantai ini tergolong sepi. Letaknya tidak jauh dari kota Sukadana, ibu kota Kabupaten Kayong Utara. Sehingga bagi warga Kabupaten Kayong Utara, objek wisata ini sudah cukup populer.
Menurut informasi yang diolah suara.com dari berbagai sumber, lokasinya tidak sulit dicapai. Dengan menggunakan sepeda motor, pengunjung setempat sudah dapat mendatangi daerah wisata ini. Dari kabupaten Ketapang saja jaraknya tidak terlalu jauh, hanya sekitar 86 km.
Jalan menuju pantai ini relatif baik dengan telah diaspalnya jalan menuju kawasan ini. Letak objek wisata ini juga bisa ditempuh melalui jalan air. Bila anda dari kota Pontianak dapat menuju kawasan ini menggunakan speed boat dari “pelabuhan SENG HI” ke Sukadana, kemudian dilanjutkan dengan perjalan darat sekitar 3 km. Speed boat ini tersedia tiap hari dengan tarif Rp. 175 ribu rupiah, berangkat tiap jam 9 dari palabuhan Speed SENG HI (Depan Vihara).
Suasana yang cenderung sepi bisa jadi justru menjadi kelebihan tersendiri bagi anda yang ingin menikmati panorama alam tanpai disertai kegaduhan celoteh dan gelak tawa para pengunjung. Jauh dari kebisingan dan kita dapat merasakan hembusan angin laut, jajaran pohon Nyiur yang melambai dan ombak laut yang mengiasi tepian pantai. Di sepanjang pantai ini juga banyak terdapat pohon-pohon jenis Akasia, Manggis hutan, yang merindangi pengunjung dari terik matahari, dan pada sore harinya kita dapat memandang matahari terbenam (sunset) yang indah. Anda juga dapat menikmati hamparan pasir putih yang tenang dengan ombak yang relatif kecil.
Di ujung sebelah kiri, anda bisa melihat atau bahkan memanjat batu laut berukuran raksasa yang indah. Disertai aliran sungai mungil berisi air tawar yang mengalir dengan tenang menuju permukaan laut.
Pantai ini juga memiliki berbagai jenis serangga yang suaranya masih bisa jelas kita dengar. Beberapa jenis burung pemakan ikan seperti Raja Udang dan Elang, serta pagi hari kita dapat mendengar Owa-owa atau dari jenis Lutung, Rangkong karena lokasi ini berdekatan dengan Gunung Peramas. Pantai ini jelas merupakan tempat yang cocok dan menyenangkan untuk bersantai, berenang, memancing dan mencari kerang.
Kekurangannya, pantai ini memang kurang terjaga kebersihannya. Banyak sampah dedaunan dan ranting yang bertebaran di sepanjang pesisir pantai. Kurangnya perawatan serta perhatian dari Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, membuat keindahan Pantai Pulau Datok tak tergali dengan maksimal. Fasilitas penginapan juga belum bisa memadai seperti halnya pantai-pantai di pulau Bali.
Walau demikian, jangan lewatkan kunjungan anda ke pantai ini jika kebeteluan sedang berada di wilayah Kabupaten Kayong Utara, Kalimatan Barat. Selamat menikmati!
Berita Terkait
-
Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara
-
Karhutla Mengganas di Kalbar, Asap Tebal Selimuti Ketapang
-
Sumbang 27 Persen Luas Karhutla Nasional, Kalimantan Barat Jadi Percontohan Peta Risiko Baru
-
500 Tukik Penyu Kembali ke Laut, Wisata Konservasi Bali Makin Diminati
-
Surga Tersembunyi di Jalur Pantura Situbondo:Catatan Perjalanan ke Utama Raya Beach
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?