Suara.com - Kesuksesan dalam berkarier bisa diperoleh dengan performa yang baik secara konsisten. Sebagai karyawan, Anda tentu ingin menunjukkan performa terbaik dalam bekerja.
“Melaksanakan setiap tugas yang diberikan dengan sebaik-baiknya, bahkan dengan sempurna, adalah salah satu cara untuk untuk menunjukkan kompetensi Anda”, kata Chandra Ming, CEO Karirpad.
Dalam dunia kerja, tidak selamanya alur pekerjaan Anda akan berjalan mulus dan sempurna. Terkadang tanpa disengaja, things out of your control sehingga kesalahan, baik kecil bahkan fatal terjadi. Kesalahan dalam pekerjaan tidak hanya mempertaruhkan kredibilitas Anda, tetapi juga kinerja setiap anggota tim.
Namun, kesalahan adalah hal yang wajar dilakukan manusia. Sayangnya, kita umumnya dibesarkan dalam budaya yang menganggap bahwa melakukan kesalahan adalah hal yang memalukan dan menunjukkan kelemahan.
Padahal menurut Stephen Harvard Davis dalam bukunya Why Do 40% of Executives Fail?, membuat kesalahan dalam melakukan pekerjaan adalah bagian penting dari proses belajar untuk maju.
Menurut Davis lebih lanjut, “If you don’t make mistakes, you don’t learn”.
Bagaimana dengan bijaksana memperbaiki kesalahan dan dampak yang ditimbulkannya? Hal apa yang perlu dilakukan untuk move on setelah melakukan kesalahan? Berikut ini adalah hal-hal lain yang sebaiknya Anda perhatikan pasca melakukan kesalahan dalam pekerjaan Anda.
Sampaikan segera dengan jujur pada atasan Anda tentang kesalahan yang telah Anda perbuat. Jangan menutupi kesalahan tersebut walaupun Anda enggan untuk mengungkapnya. Semakin lama Anda menunda untuk berkata jujur, akan semakin kecewa atasan dan rekan kerja Anda pada akhirnya. Ingat! Keterbukaan adalah awal dari pemulihan.
Ucapkan permintaan maaf dengan tulus. Berbesar hatilah dan ucapkan permintaan maaf secara langsung, baik kepada atasan maupun pada rekan sekerja. Tunjukkan bahwa Anda benar-benar menyesali kesalahan yang telah Anda buat. Jangan lupa untuk menyampaikan komitmen Anda untuk tidak melakukannya lagi.
Jangan menyalahkan orang lain atau faktor lain. Menyalahkan rekan Anda akan membuat Anda kehilangan respek dari anggota tim lainnya. Menimpakan kesalahan pada faktor lain juga akan memberikan kesan bahwa Anda tidak memperhitungkan dengan cermat pekerjaan Anda dan tidak bertanggung jawab.
Sampaikan alasan terjadinya kesalahan tesebut. Jelaskan hal-hal yang menyebabkan kesalahan tersebut terjadi. Jika kesalahan terjadi karena kecerobohan Anda, sampaikan dengan jujur. Secara terperinci, jelaskan juga rencana dan kesiapan Anda luntuk memperbaiki kesalahan dan kerugian yang ditimbulkan dari kesalahan itu.
Jangan menyalahkan diri Anda secara berlebihan di depan anggota tim lain. Terus-menerus menyebutkan kesalahan Anda akan memberikan pengaruh negatif untuk anggota tim yang lain. Yang perlu Anda lakukan adalah jujur akan kesalahan Anda kepada boss dan rekan kerja, minta maaf lalu perbaiki kesalahan tersebut. Anda harus melanjutkan kehidupan Anda sebagai karyawan. Menyalahkan diri sendiri secara berlebihan tidak akan meringankan kesalahan yang telah Anda buat.
Cobalah belajar dari kesalahan Anda. Walaupun terdengar sulit, jadikanlah kesalahan atau kegagalan dalam pekerjaan jadi pelajaran berharga bagi Anda. Seperti yang dikatakan Davis, melakukan kesalahan adalah sebagian dari proses belajar.
Seorang penulis James Joyce juga mengatakan bahwa mistakes are the portals of discovery. Kesalahan adalah pintu menemukan hal-hal baru. Lihatlah kesalahan yang Anda lakukan sebagai jalan untuk mengetahui hal-hal baru. Dengan demikian rasa percaya diri Anda akan tumbuh kembali dan siap menerima tanggung jawab lagi.
Perbaiki kesalahan Anda dengan risiko Anda sendiri. Jangan segan untuk lembur dan mengorbankan waktu makan siang untuk memperbaiki kesalahan yang telah Anda lakukan. Kesungguhan mendedikasikan waktu ekstra untuk membenahi dampak akibat kesalahan Anda akan membantu memperbaiki citra Anda di mata rekan dan atasan.
Salah satu hal tersulit dalam hidup kita adalah “mengakui kesalahan dan kelemahan kita.
“Tetapi yakinlah bahwa tidak ada orang yang sukses tanpa melalui kegagalan terlebih dahulu. Jadi, bangkit, akui, minta maaf dan perbaiki kesalahan Anda sekarang!”, pesan Chandra Ming.
| Published by Karirpad.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
Terkini
-
Niat Puasa Daud: Makna, Tata Cara, dan Keutamaannya dalam Islam
-
Berapa Harga Parfum Chanel? Ini Kisarannya dan 3 Merek Lokal yang Tak Kalah Wangi
-
Bukan Sekadar Tempat Minum, Tumbler Kini Jadi Simbol Gaya Hidup Aktif Generasi Urban
-
Budi Gunadi Sadikin Gelarnya Apa? Menkes yang Diisukan Jadi Menkeu
-
4 Sepeda Listrik dengan Jarak Tempuh hingga 60 Km, Bantu Hemat Biaya Bensin
-
Pertamax Naik, Ini Update Harga Pertalite Hari Ini 10 Juni 2026
-
Berapa Lama Durasi Mandi yang Ideal? Dokter Ungkap Batas Waktu yang Disarankan
-
Harga Bahan Baku Naik Terus? Ini Trik Cerdas UMKM Tetap Cuan Meski Inflasi
-
Kapan Waktu Terbaik Pakai Pelembap? Ini Momen yang Disarankan Dokter
-
5 Rekomendasi Cushion yang Biasa Dipakai Fuji, Hasil Akhir Flawless dan Wajah Glowing