Ilustrasi buku (Shutterstocks)
Sebuah hotel di Tokyo mengingkari kecenderungan buku digital saat ini dengan menarik tamu yang lebih suka bergumul dengan buku tradisional berbahan kertas.
Buku dan Kamar, ragam baru dari jenis hotel kapsul yang terkenal di Jepang, menawarkan ruang seukuran kamar kecil, yang dindingnya dipenuhi rak berisi buku.
Dari dinding, langit-langit dan hampir sebagian besar dekorasi hotel itu dipenuhi dengan 3.200 buku dari beraneka ragam bahasa.
Sebuah ruang bersama, yang menjadi aula, diperuntukkan bagi pengunjung yang datang pada siang hari, tempat mereka dapat berbagi pengalaman dan membaca buku bersama.
"Banyak tamu berada di ruang besar bersama-sama, sehinga kita bisa saling berbincang dan bersantai," kata pelajar Natsuki Suno, yang sedang beristirahat dari belajar.
Hotel itu, yang dibuka pada 18 bulan lalu, memiliki 60 kamar dilengkapi dengan kasur dan lampu baca.
Tarip kamar bergantung pada jenis ruang, antara 3.800 Yen atau sekitar 33 dolar (sekitar 400.000 rupiah) hingga 4.800 yen atau 42 dolar (sekitar 500.000 rupiah).
Tetamu siang hari dapat duduk di sofa di sudut aula dengan tarip 500 yen (Rp60.000) per jam.
Kei Asai, pemimpin Buku and Kamar, mengatakan ingin menawarkan yang berbeda dari hotel kapsul.
"Alasan saya menuangkan gagasan ini adalah bahwa saya ingin hotel yang menjadi tempat mengantuk saat melakukan sesuatu yang menyenangkan," katanya.
Komentar
Berita Terkait
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel
-
Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada
-
Ulasan Film Gohan: Sajikan Kisah Hidup Anjing Liar yang Menggetarkan Jiwa
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Cara Baru Traveling: Mengapa AI Kini Jadi Travel Agent Pribadi Anda?
-
Bolehkah Kurban 1 Ekor Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Hukumnya dalam Islam
-
5 Parfum Lokal yang Wanginya Awet Nempel di Baju meski Sudah Dicuci
-
Di Tengah Tantangan Industri Herbal, Produk Lokal Mulai Perluas Pasar hingga Internasional
-
5 Lip Cream Lokal Alternatif Tom Ford Liquid Lip Luxe Matte: Transferproof, Awet hingga 14 Jam
-
Ferdy Sambo Kuliah S2 Dimana? Masih Jalani Hukuman di Lapas Dapat Beasiswa Magister
-
6 Basic Skincare Malam untuk Pemula, Simpel tapi Penting untuk Menjaga Kulit Tetap Sehat
-
Bedak Sudah Mengandung SPF, Perlukah Pakai Sunscreen?
-
Mengenal Lululemon, Tas Premium yang Dicuri di Bandara Soetta sampai Rugi Miliaran
-
4 Sunscreen Lokal Alternatif La Roche Posay Anthelios UVMune 400, Murah dan Anti White Cast