Suara.com - Ada saat-saat ketika Anda begitu lapar dan menginginkan semua makanan untuk dikonsumsi pada waktu itu juga. Sayangnya makan saat lapar dapat memicu kita untuk tak mengontrol apa yang kita makan.
Pada gilirannya hal ini akan mengantarkan Anda pada masalah kelebihan berat badan atau obesitas. Berikut beberapa makanan yang sebaiknya Anda hindari saat lapar dilansir Boldsky.
1. Keripik kentang
Camilan asin seperti keripik kentang memang begitu menggairahkan ketika lapar. Tapi sayangnya camilan asin ini mengandung banyak garam dan MSG yang dapat mengiritasi lambung ketika perut kosong.
2. Jus jeruk
Jus jeruk memiliki cita rasa yang sedikit asam. Tapi kandungan gula di dalamnya tergolong banyak. Hal ini dapat memicu peningkatan kadar gula darah secara drastis ketika perut Anda benar-benar belum terisi oleh makanan apapun.
3. Makanan pedas
Mengonsumsi makanan pedas ketika lapar dapat mengiritasi sistem pencernaan khususnya lambung. Pada jangka panjang kebiasaan ini dapat memicu maag yang ditandai oleh rasa perih di ulu hati.
4. Kopi
Menyeruput kopi saat lapar dapat mendorong produksi asam lambung. Hal ini akan meningkatkan peradangan pada lapisan lambung.
5. Minuman bersoda
Minuman bersoda mengandung pemanis buatan dalam jumlah banyak. Jika dikonsumsi dalam kondisi lapar maka hal ini akan menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang mengarah ke diabetes dalam jangka panjang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek