Suara.com - Vegetarian kini bisa mengonsumsi daging khusus yang dapat mencegah anemia (kekurangan gizi zat besi) hasil inovasi lima mahasiswa Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB.
Inovasi mahasiswa IPB tersebut diberi nama Davici yakni produk alternatif pangan memodifikasi gluten dan tepung ubi menjadi makanan alternatif bagi para vegetarian. Seperti dikutip dari siaran pers Humas IPB, di Bogor, Rabu (29/3/2017).
Produk tersebut dikembangkan melihat situasi saat ini semakin berkembangnya jumlah vegetarian di dunia termasuk di Indonesia tercatat 100 ribu orang tergabung dalam perkumpulan vegetarian.
Beberapa penelitian menyebutkan bahwa diet yang dilakukan vegetarian rentan terhadap defisiensi zat besi, zink dan vitamin B12, sehingga menyebabkan vegetarian berisiko mengalami anemia khususnya gizi besi.
Guna mengatasi risiko anemia gizi besi pada vegetarian dapat dilakukan melalui modifikasi pangan, sehingga mampu menghasilkan zat besi yang dibutuhkan oleh kelompok orang yang tidak mengonsumsi pangan hewani tersebut.
Penelitian yang dilakukan oleh lima mahasiswa Departemen Gizi Masyarakat, FEMA-IPB yakni I Kadek Agus Hendra, Abdurrahman Ali, Putri Gita Puspita, Reni Rahmawati dan Fitriyah N. Mutmainnah, berhasil menemukan formulasi baru dengan memodifikasi tepung gluten dan tepung ubi menjadi makanan alternatif untuk para vegetarian.
Davici merupakan produk alternatif pangan yang dikembangkan berbahan dasar 80 persen tepung gluten, 20 persen tepung ubi dan difortifikasi mikrokapsul besi setara 40 persen acuan label gizi (26 mg besi/hari).
Pangan alternatif untuk vegetarian ini diklaim sebagai produk pangan bebas lemak, sumber protein dan tinggi zat besi. Berdasarkan klaim tersebut produk ini dapat dijadikan sebagai produk alternatif pangan dalam mencegah anemia gizi besi pada vegetarian nonvegan hingga vegan di Indonesia.
Penelitian tersebut dikembangkan dengan tujuan untuk memberikan pilihan pangan alternatif bagi vegetarian sebagai upaya preventif mencegah anemia gizi besi. Penelitian dilakukan melalui tiga tahap, yakni formulasi 'daging' khusus vegetarian, pembuatan mikrokapsul besi dan fortifikasi mineral besi pada daging khusus vegetarian terpilih.
Pada tahap pertama, dilakukan penelitian formulasi 'daging' khusus vegetarian. Hal lain yang diperhatikan dalam pengembangan formulasi ini adalah metode pembuatan 'daging' yang khusus.
Metode pembuatannya menggunakan metode pembuatan 'daging' analog berbahan dasar gluten terigu yang kemudian dimodifikasi dengan penambahan proses penyimpanan adonan pada suhu freezer (5-10 derajat celcius) selama 4-6 jam. Hal ini ditujukan agar adonan dapat menyatu.
Tahap selanjutnya, pembuatan mikrokapsul besi. Mikrokapsulasi ini bertujuan untuk menyalut bahan dasar produk. Terdapat tiga tahap utama dalam pembuatan mikrokapsul dengan teknik spraydrying yakni persiapan emulsi, homogenisasi dispersi dan atominasi.
Bahan penyalut yang digunakan terdiri atas maltodektrin (30 persen) dan gum arab (70 persen) dan kemudian ditambahkan mineral besi dari bahan fero sulfat bubuk dengan konsentrasi 7,5 persen terhadap total bahan penyalut.
Berdasarkan hasil uji, dalam 100 g Davici mengandung 21.37 g protein, 0.07 g lemak, 14.49 g karbohidrat dan 20.46 mg mineral besi. Oleh sebab itu, Davinci merupakan produk pangan dengan klaim bebas lemak, sumber protein dan tinggi zat gizi besi.
Selain itu, teknologi pembuatan daging khusus ini cukup sederhana sehingga dapat diterapkan dalam skala rumah tangga. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Sambut Momen Lebaran dengan Parfum Berteknologi Adaptif Unik, Aroma Manisnya Bikin Nyaman Seharian
-
17 Ide Caption Instagram Estetik untuk Bukber, Singkat tapi Bikin Postingan Makin Cantik
-
Menelusuri Ruang Kreasi dan Uji Coba di Balik Lahirnya Inovasi F&B Modern
-
Pekerja Lepas dan Freelancer Berhak Dapat THR, Begini Cara Hitungnya agar Tak Tertipu
-
Mudik Gratis PLN 2026 Dibuka: Cek Syarat, Jadwal, Rute, dan Lokasi Keberangkatan
-
7 Rekomendasi Sepeda Ringan Berkualitas di Bawah Rp1 Juta, Budget UMR Friendly
-
Cara Hitung THR Karyawan Swasta Masa Kerja Kurang 1 Tahun, Jangan Sampai Dikibuli!
-
Dari Senam Hingga Edukasi Nutrisi: Ini Bukti Gaya Hidup Sehat Sudah Jadi Kebutuhan, Bukan Cuma Tren!
-
Bayar Zakat Fitrah Online, Apakah Sah? Ini Hukum dan Batas Waktunya
-
CPNS 2026 Segera Dibuka? Simak Informasi Resmi dan Proyeksi Formasi Terbaru