Suara.com - Seorang ibu dan anak perempuan di India telah mengungkapkan alasan memilukan mengenai alasan masih tinggal dengan orang yang pernah menyiram mereka dengan air keras.
Inderjeet Mahour (60), menyerang istrinya sendiri, Geeta Mahour (40), dan dua anak perempuan mereka, Neetu (3), dan Krishna (18), lebih dari 25 tahun lalu.
"Jangan main-main dengan saya atau saya akan merusak wajah kamu," ungkap Inderjeet diduga mengancam pasangannya pada kesempatan sebelumnya.
Geeta mengalami luka-luka yang menghebohkan, sementara Neetu yang saat ini berusia 26, dibiarkan buta setelah wajah mereka disiram air keras saat mereka tidur di Agra, di Uttar Pradesh, India utara. Sementara Krishna secara tragis meninggal setelah terjangkit infeksi di rumah sakit.
Meski Geeta awalnya melaporkan suaminya ke polisi, dia akhirnya memaafkannya, karena khawatir memikirkan bagaimana dia akan membesarkan anak-anaknya sendiri.
Dia mengatakan, dirinya sangat miskin, menghadapi "banyak tekanan" dari masyarakat. Bahkan, diminta oleh tetangganya yang merasa "jijik" untuk meninggalkan daerah tersebut.
Dia dan Inderjeet melanjutkan untuk memiliki anak perempuan lain delapan tahun kemudian. Dan hingga hari ini dia masih berbagi tempat tidur dengan putrinya, dan memasak makan malam setiap malam.
"Setelah saya pulih dari luka-luka saya, saya khawatir bagaimana saya bisa membesarkan anak-anak saya sendiri, jadi saya memutuskan untuk memaafkan dia dan saya kembali kepadanya," kata Greeta.
Greeta menjadi korban pelampiasan Inderjeet saat mabuk. Greeta pun mengaku massih menjadi korban kekerasan sang suami saat minum minuman keras.
Baca Juga: Perempuan Cantik Disiram Air Keras di London
"Selama beberapa tahun dia baik padaku. Tapi akhirnya dia mulai minum dan berjudi lagi. Bahkan saat ini saat dia mabuk, dia mengancam membunuh kami, tapi tidak ada yang mengganggu saya sekarang. Saya menangis setiap malam, karena kesengsaraan yang harus kita jalani, tapi inilah hidup kami," ungkapnya.
Putri Geeta, Neetu, telah kehilangan hampir semua penglihatannya setelah serangan tersebut. Namun, perempuan pemberani itu menolak memikirkan apa yang ayahnya lakukan kepada dirinya.
"Saya hampir tidak dapat mengingat apapun tentang hari itu, tapi saya sudah memaafkannya. Saya tidak pernah bertanya kepada ibu saya mengapa kita bersamanya? Saya juga tidak pernah marah," kata Neetu.
Geeta dilaporkan tinggal kembali dengan ibunya karena pernikahan mereka dalam ambang keretakan, saat Inderjeet kembali menyerangnya.
"Saya berada di tempat ibu saya bersama kedua putriku yang lebih muda saat kejadian itu terjadi. Rekha, perempuan sulung saya berada di rumah mertua saya. Kami sedang tidur di halaman saat dia diam-diam masuk dan menuangkan air keras ke muka kami," ungkapnya.
"Meskipun saya tidak melihatnya menuangkan air keras, saya tahu itu dia karena dia sering mengancam saya, 'Jangan main-main dengan saya atau saya akan merusak wajah Anda'. Saya ingat teriakan itu, dan teriakan anak-anak perempuan saya saat menjerit dan ibu saya kehabisan suara, dia menelepon polisi dan kami dirawat di rumah sakit selama tiga sampai empat bulan," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Promo Skincare di Indomaret: Toner Jadi Rp6 Ribuan, Cuma Berlaku Sampai 13 Mei!
-
Hewan Kurban Pilih Jantan atau Betina? Ketahui yang Paling Utama Menurut Syariat
-
6 Fakta Penting Hantavirus, Virus Menular yang Mewabah di Kapal Pesiar Mewah
-
Sudah Lewat 30 April 2026, Telat Lapor SPT Tahunan Kena Denda Berapa?
-
5 Ciri-Ciri Mesin Cuci Perlu Diganti Bukan Diperbaiki, agar Tidak Rugi Jangka Panjang
-
Komunitas Bermain: Ruang Sederhana di Tengah Kota yang Mengembalikan Masa Kecil Saya
-
Wishlist Menumpuk? Saatnya Checkout Produk Kecantikan hingga Kesehatan di Sini: Diskon hingga 70%!
-
Dari Sejak Dini, Aksi Kecil Anak-Anak Menanam Bibit Tanaman Bisa Jadi Harapan Besar bagi Bumi
-
Anak Alami Dampak Iklim, Bagaimana Gim Interaktif Ini Jadi Solusi Kesenjangan Edukasi?
-
77 Persen Perusahaan Sulit Cari Talenta, Mengapa Pendidikan Belum Selaras dengan Dunia Kerja?