Suara.com - Bagaimana kita bisa mengetahui pasangan sedang berbohong? Beberapa tanda yang terbaca biasanya, dia menghindari kontak mata atau tersandung dengan kata-katanya sendiri.
Namun, menurut pakar bahasa tubuh, kuncinya adalah melihat perubahan mendasar dalam perilaku dan ada beberapa hal utama yang harus diwaspadai.
Penulis "Metode Master" Blanca Cobb, dan Traci Brown penulis "Bagaimana Mendeteksi Kebohongan, Kecurangan dan Pencurian Identitas" mengatakan, cobalah lihat ekspresi wajah, gerak tangan dan kegelisahan. Ini dapat mengungkapkan kecenderungan seseorang untuk mengatakan kebenaran.
Baik pembohong berpengalaman atau tidak, mengucapkan hal yang mengada-ada bisa menjadi urusan paling menegangkan dan memberikan tekanan. Inilah yang muncul dalam ekspresi diri kita sendiri. Begitu penjelasan Cobb.
Menahan diri dari kontak mata mungkin merupakan indikator yang jelas bahwa seseorang sedang merasa tidak nyaman. Namun, tanda ini sebenarnya masih jauh mengartikan seseorang sedang berbohong.
Namun, mengayunkan mata, mengerucutkan bibir, menahan senyum dan berkedip berulang kali lebih mungkin sebagai tanda dia sedang berbohong. Begitu kata kedua penulis ini.
Tanda kunci lainnya menurut pakar bahasa tubuh Patti Wood adalah, menyentuh wajah. Brown menambahkan, saat berbohong orang akan sering menyentuh mata, hidung dan telinga untuk menenangkan diri saat merasa stres. Beberapa orang mungkin juga akan merasa gelisah lebih dari biasanya.
"Hal-hal seperti mengetuk-ngetukkan jari, menyilangkan kaki, bersenandung dan menguap terlalu banyak bisa menjadi indikator halus. Bahkan mengetukan kaki bisa menjadi tanda bahwa dia sedang menyembunyikan sesuatu," kata Brown.
"Dalam beberapa kasus, stres yang dialami mereka yang sedang berbohong dapat mempengaruhi saraf sampai pada tingkat di mana mereka merasa gatal tak terkendali," jelas Wood.
Baca Juga: Tanda-tanda Seseorang Sedang Berbohong
Jadi jika dia tiba-tiba mendesak untuk menggaruk diri saat menjelaskan di mana dia berada pada pukul 02.00 pada hari Jumat malam, Anda memiliki kebebasan untuk tidak memercayainya. (Independent)
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Rupiah Terus Perkasa ke Level Rp17.714, Paling Kuat di Asia Tenggara
-
Obesitas di Indonesia Disebut Masuk 4 Besar Dunia, Wamenkes Dante: Ini Bukan Lagi Soal Penampilan
-
Segera Tayang! Intip Fakta-Fakta Menarik Drama Korea 'New Recruit 4'
-
BRI Perbarui Qlola, Hadirkan Pengalaman Digital yang Lebih Terintegrasi untuk Bisnis
-
Diterjang Ombak 3 Meter, Satu Nelayan Pesisir Barat Hilang Ditelan Samudera
-
Simpan Dulu Uangnya, Harga Emas Antam Masih Tinggi Jadi Rp2.725.000/Gram
-
Qlola New Skin Hadir, BRI Perkuat Layanan Digital Terintegrasi bagi Nasabah Bisnis
-
Kemasan Rokok Polos Mau Diterapkan, Pengusaha Minta Dampak Ekonomi Dihitung
-
Terjaring OTT, Nasib Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq dan Wakilnya Ditentukan KPK dalam 1x24 Jam
-
BRI Hadirkan Qlola New Skin, Perkuat Solusi Digital untuk Nasabah Bisnis